Pedagang Car Free Night Menurun, Ada Apa?

Pedagang Car Free Night Menurun, Ada Apa?

Kudus, ISKNEWS.COM – Kegiatan car free night (CFN) yang semula direncanakan hanya berlangsung satu bulan dua kali, kini berubah menjadi seminggu sekali. Launching CFN yang telah dilaksanakan minggu lalu, Sabtu (06/05/2017), berlangsung cukup meriah. Namun, berbeda di CFN kedua malam ini, Sabtu (13/05/2017), berdasartkan pantauan isknews.com tampak ada penyusutan jumlah pedagang kaki lima (PKL).

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid PKL Sofyan Dhuhri mengatakan, jumlah pedagang yang hadir di CFN kedua ini hanya 34 pedagang. Sebelumnya di acara launching CFN minggu lalu yang menghadiri 74 pedagang.

TRENDING :  Launching Kudus Car Free Night Dinilai Sukses, Ini Jadwal Berikutnya

”Iya yang hadir hanya segitu saja hari ini, banyak yang ijin dan selebihnya belum diketahui alasannya,” ujarnya.

Dijelaskannya, jumlah keseluruhan pedagang yang mendaftar untuk acara CFN berjumlah 174 pedagang. Namun, kenyataan di lapangan banyak yang tidak hadir. Disinggung mengenai penyebab menyusutnya jumlah pedagang, dia mengatakan, mungkin dikarenakan faktor konsep CFN yang kurang pas.

TRENDING :  Siang Nanti Lomba Gerak Jalan Umum Kabupaten Kudus Dilaksanakan

Kurang pas, lanjut Sofyan, adalah penataan tempat antara PKL dan komunitas sepeda motor yang bersandingan. Dikatakannya, lokasi PKL yang berada di jalur lambat Jalan Ramelan bersandingan dengan komunitas motor yang berada di jalur cepat jalan sama.

”Komunitas motor saat CFN melakukan aksi dengan menggeber-geber motornya. Sementara disampingnya PKL banyak yang jualan makanan, tentunya ini menyebabkan kurang laku karena minat pembeli menurun akibat asap kenalpot,” tuturnya.

TRENDING :  Sabtu Depan CFN Libur dulu

Padahal, ungkapnya lanjut, jika mengacu pada konsep CFN adalah bebas dari asap kendaraan. Tapi justru ada kejadian seperti itu. Dirinya meminta agar DIshub sebagai leading sectornya mengkaji ulang keberadaan komunitas motor yang berada disamping lapak PKL CFN.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kudus Didik Sugiharto saat dikonfirmasi menyampaiakan, akan menegur komunitas motor yang menggeber-geber kendaraanya. ”Jalannya CFN harus sesuai rencana, tidak boleh seperti itu,” tegasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*