Pekerja Laundri Kabur Setelah Di Seterika Perutnya Oleh Majikan

by
isknews

Kudus, isknews.com – Nasib Na’as menimpa pekerja Laundry, Mufiatun, (25) asal Dukuh Nglembur, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati. Selama 3 tahun Mufiatun bekerja disebuah usaha laundry milik pasangan Ag dan Ang yang mengontrak sebuah rumah di Dukuh Karang Pakis, Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati, Kudus. Mufiatun mengaku sebagai korban kekerasan yang dilakukan oleh majikannya dengan cara diseterika pada bagin perutnya.

TRENDING :  Apes, Pawang Ular Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Digigit Piton

Mufiatun yang ditemui isknews.com di RSUD dr. Loekmono Hadi malam ini, Minggu (9/10) pada sekitar pukul 18.30, kepada media ini menjelaskan kronologi terjadinya peristiwa tersebut, awal kejadiannya adalah sebelum bulan puasa ramadhan tahun ini atau pada sekitar awal Juni silam, korban yang bekerja sebagai tukang seterika di laundri tersebut , suatu malam pada sekitar pukul 12 malam, korban yang sudah terkantuk – kantuk namun masih menyeterika baju, sehingga baju yang sedang diseterika “gosong ngecap kebakar”, karena sempat “ngliyep” akibat tidak kuat menahan rasa kantuk, perbuatan tersebut diketahui oleh Ag majikan korban, spontan Ag pun marah-marah dan sempat menyeterika perut korban.

KOMENTAR SEDULUR ISK :