Pelaku Seni Budaya Diharap Bersinergi Dengan Pemerintah

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Dialog kebudayaan di Gedung PGRI Pati diikuti seniman budayawan Kabupaten Pati, Senin (30-04-2018). (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Era global dan modern ternyata mampu menggerus seni dan budaya tradisi lokal, tak ketinggalan di Kabupaten Pati. Jika hal ini dibiarkan, tidak menutup kemungkinan bangsa ini akan kehilangan ciri khas seni budayaannya. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak kebudayaan dan kesenian tradisional Kabupaten Pati yang mulai luntur, perlahan semakin ditinggalkan generasi muda dan diganti dengan kebudayaan asing.

TRENDING :  Tak Miliki Ijin Empat Galian C Ditutup

Demikian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati menyampaikan dalam acara dialog kebudayaan di aula PGRI Pati, Senin (30-04-2018). Dialog kebudayaan yang melibatkan sejumlah budayawan dan seniman di Pati ini dinilai merupakan hal yang sangat penting.

“Pengembangan kebudayaan tanpa melibatkan budayawan dan seniman, tentunya sangat tidak tepat. Apalagi, budaya tradisional merupakan akar dari budaya daerah,” ungkapnya.

TRENDING :  DPRD Pati Gelar Rapat Pimpinan Penetapan Paslon Terpilih

Patut disadari, lanjutnya, bahwa eksistensi kebudayaan harus selalu dijaga dan dilestarikan. Terlebih, itu merupkan warisan para leluhur, warisan sejarah untuk menentukan arah masa depan perubahan. Apabila kebudayaan itu hilang, kesenian tradisional tidak diperhatikan, maka identitas sebagai daerah akan hilang.

“Itulah yang menjadi kehawatiran bersama. Mari kita bersama-sama mengembangkan dan memajukan budaya maupun kesenian tradisional Kabupaten Pati untuk menegaskan bahwa Pati mempunyai banyak budaya dan banyak kesenian tradisional,” tegasnya.

TRENDING :  BUPATI TANAM CABE BERSAMA KELOMPOK WANITA TANI

Dia berharap, budayawan maupun seniman bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga untuk memetakan alur kebudayaan bisa lebih mudah dilakukan.

“Apabila nantinya dalam pembenahan yang dilakukan pemkab ada yang kurang, maka, idealnya, budayawan maupun seniman diperkanankan untuk menambahi,” pungkasnya. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :