Pelantikan Pengurus IDI Cabang Kudus Tahun 2018 – 2021, Berlangsung Secara Hikmat

oleh
Foto: Pelantikan Pengurus IDI Cabang Kudus Tahun 2018 - 2021, di Hotel Griptha Kudus, Sabtu (28-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kabupaten Kudus, terus berupaya melakukan peningkatan kompetensi dan kinerja pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pelantikan pengurus IDI cabang Kudus serta seminar yang bertemakan Penatalaksanaan Kusta Terbaru.

Pada Sabtu (28-04-2018), bertempat di Hotel Griptha Kudus, sebanyak 48 dokter dilantik sebagai pengurus IDI periode 2018 – 2021. Dengan disaksikan oleh 120 peserta seminar dan sejumlah tamu undangan, mereka dilantik dan mengucapkan janjinya sebagai pengurus. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua IDI Jawa Tengah, Ass. II Sekda Kudus, Ketua Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Waka Polres Kudus, Danramil 02/Jati, Ketua IDI Cabang Kudus periode sebelumnya dan anggota IDI Cabang Kudus.

TRENDING :  KPU Kudus Edukasi Sedulur Sikep atau Samin

“Program yang akan diusung tahun ini tidak berbeda jauh dengan program-program sebelumnya. Kami akan bekerja keras melanjutkan program-program baik di periode sebelumnya dan ada pula beberapa program tambahan. Untuk kedepannya, kami akan berupaya untuk meningkatkan kompetensi profesi dokter di Kabupaten Kudus. Dengan dukungan kompetansi yang baik, harapannya pelayanan kesehatan yang diberikan dokter ke masyarakat akan semakin membaik,” kata Ketua IDI Kabupaten Kudus tahun 2018-2021, dr. Ahmad Syaifuddin M.Kes.

TRENDING :  Ratusan Warga Undaan Lor Padati Sungai Untuk Mancing Ikan Lele
Foto: Foto: Pelantikan Pengurus IDI Cabang Kudus Tahun 2018 – 2021, di Hotel Griptha Kudus, Sabtu (28-04-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Diungkapkannya, selain peningkatan kompetensi profesi dokter, IDI cabang Kudus akan melakukan peningkatan sinergitas dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan dan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan begitu, akan tercapai kepuasan dari masyarakat selaku pengguna pelayanan dan dokter sebagai pemberi pelayanan. Sehingga kedepannya dokter dapat mengabdikan dirinya kepada masyarakat dengan lebih baik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua IDI Jawa Tengah, dr. Joko Handojo, Sp.B(K) Onk, bahwa pihak IDI akan terus meningkatkan perlindungan terhadap profesi dokter. “Pelayanan adalah skill tetapi marwahnya adalah sumpah dokter. Disini saya menegaskan bahwa IDI merupakan wadah yang melindungi hak-hak dokter. Dengan adanya payung hukum yang kuat dan tersosialisasi dengan baik, harapannya dokter tidak ada yang terjebak dalam kasus malpraktek dan isu-isu lainnya. Sehingga dokter dapat menjalankan profesinya dengan nyaman,” tuturnya.

TRENDING :  Selama Libur Lebaran Layanan Kesehatan Dimaksimalkan

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapannya agar peran dan eksistensi IDI kedepannya semakin baik. Kerjasama sinergis yang tercipta dengan pihak pemerintah, semoga dapat berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :