Pelatih Persikaba Sesalkan Penalti Di Menit Akhir

Kudus, isknews.com – Hasil imbang 1-1 antara tuan rumah Persiku Kudus melawan Persikaba Blora, pada laga lanjutan babak enam besar Liga Nusantara (Linus) 2016 Zona Jawa Tengah (Jateng), Rabu (3/8), sudah cukup mengantarkan kedua kesebelasan melaju ke semifinal.

Hasil tersebut juga semakin mempertegas posisi Persikaba sebagai penguasa grup tanpa sekalipun menelan kekalahan dengan 8 poin, berkat dua kali menang dan dua kali seri. Sementara Persiku harus puas menjadi runner up dengan mengumpulkan 5 poin hasil kemenangan satu kali melawan Persebi Boyolali dan imbang dua kali melawan Persikaba.

Baca Juga :  Tidak Ada kepastian dari pengurus, ratusan angota koprasi mekarsari marah.

Meski begitu peluang tim Macan Muria menggeser posisi Laskar Aryo Penangsang di puncak klasemen masih mungkin terjadi, dengan catatan harus menang minimal tiga gol tanpa balas saat melawat ke kandang Persebi Boyolali akhir pekan nanti, Minggu (7/8).

Sementara itu pelatih Persikaba Putut Wijanarko menyikapi hasil melawan Persiku kemarin, sangat menyesalkan terjadinya penalti pada menit akhir. “Konsentrasi pemain di menit akhir buyar padahal kita sudah unggul satu gol dan pertandingan hanya menyisakan injury time tapi akhirnya kebobolan akibat penalti,” katanya kepada isknews.com.

Baca Juga :  Sejumplah 1195 Jamaah Haji Asal Pati Siap di Berangkatkan

Seharusnya, lanjut Putut, para pemain tetap konsentrasi meski sudah unggul. Tidak perlu membuat pelanggaran yang dapat merugikan tim. Akibatnya wasit memberikan hadiah penalti karena kesalahan sendiri. “Kami tidak menyalahkan wasit, kami layak mendapat hukuman penalti karena kesalahan pemain belakang yang menarik tangan pemain Persiku,” jelasnya.

Dia menambahkan, hasil seri yang didapat sudah cukup bagus dan sudah memenuhi target satu poin saat keluar kandang. Selanjutnya timnya akan lebih fokus berlatih agar mampu menembus partai final. “Para pemain akan kita gembleng lagi konsentrasinya dan serangan balik agar bisa lebih cepat lagi. Karena pada pertandingan melawan Persiku support bola dari lini kedua masih lambat, sehingga pemain depan susah mencetak gol,” pungkasnya. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?