Pemanah Muda Tunjukkan Prestasi

Pemanah Muda Tunjukkan Prestasi

Blora , isknews.com (Lintas Blora) – Pembinaan terhadap pemanah belia Blora mulai menunjukan hasil. Di ajang bergensi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas), 2nd Jogja Open Archery Competition 2017, (24-28/3/2017) lalu, atlet panahan Blora berhasil meraih tiga medali.

Tiga medali itu diraih Arya Wibowo (umum), dan Dhea Ediand Widiaskati (SMP) yang turun di Divisi Standar Bow. “Blora turunkan delapan pemanah, dua diantaranya eks atlet PON Jabar,” jelas Ketua Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Blora, Sukiman, Kamis (30/3/2017).

Di Jogja Open tersebut, lanjut Sukiman, atlet Blora mendapat pengalaman yang cukup berharga. Selain bertemu 700 lebih atlet panahan dari berbagai Provinsi di Indonesia, juga berlomba dengan belasan pemanah luar negeri asal India dan Malaysia di Lapangan Minggiran, Suryodiningkratan, Yogyakarta.

TRENDING :  Ihwan Sudrajat Pimpin PSTI Jawa Tengah

Pelatih Perpani Blora Winartono menjelaskan bahwa Aryo Wibowo (eks atlet PON Jabar) yang turun di Divisi Standar Bow, keluar sebagai juara III tingkat umum jarak 40 meter putra total individual.

“Seharusnya Bowo bisa meraih medali emas atau perak, sayangnya dia kurang tenang di dua tembakan terakhir,” tandas pelatih Perpani Blora Winartono.

TRENDING :  Welahan Masih Mendominasi Kejurkab Sepak Takraw Jepara

Namun tim Blora tetap merasa berbangga, karena pemanah masa depan “kota sate” Dhea Ediand Widiaksakti (kelompok SMP), berhasil membidik dua medali perak Divisi Standar Bow, masing-masing juara II total individual jarak 30 meter, dan di sesi olympic round (aduan).

“Dhea cukup tenang di terjun di sesi aduan maupun antar jarak, namun bidikan lawannya lebih bagus,” tambah Winartono.

Dia melanjutkan, Pemanah lainnnya antara lain Novia Anggi Fitiriani, Putriana, Annisafatma belum berhasil meraih juara di event tingkat nasional itu. Demikian juga dengan Norika Yolandari (eks pemanah PON Jabar), kali ini juga belum bisa berprestasi, karena hanya berada di rangking 15 nasional dari 68 pemanah Divisi Fita Recurve yang turun di Kejurnas Jogja Open, karena faktor peralatan (bow).

TRENDING :  Ricuh Antar Suporter, Pertandingan PSIR Melawan PERSIS Dihentikan

“Rencananya Blora kemarin mengirim 18 pemanah, namun banyak atlet yang harus konsentrasi di ujian sekolahnya,” pungkas Winartono. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*