Pemasangan Gambar Presiden Tak Bisa Dibenarkan

Pemasangan Gambar Presiden Tak Bisa Dibenarkan

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Pemasangan gambar Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, pada sebuah iklan perumahan di wilayah Kabupaten Blora, tidak bisa dibenarkan. Masyrarakat menganggap hal itu sebagai tindakan yang tidak etis.

“Meskipun merupakan bagian program dari Presiden, tapi tidak seharusnya seperti itu,” ujar Kepala Satpol PP Kecamatan Cepu Dahlan Rosidi.

TRENDING :  Presiden Joko Widodo Pimpin Apel Kepala Satuan Wilayah Polri

Pihaknya menyayangkan pemasangan gambar tersebut. “Itu sangat tidak etis,” kata dia. Terlebih, lanjut dia, iklan promosi yang juga menyertakan gambar Presiden tersebut banyak juga tertempel pada pohon-pohon. “Pemasangan gambar Jokowi pada iklan itu tidak bisa dibenarkan,” terangnya.

TRENDING :  Ramadhan, Masih Banyak Tempat Hiburan Yang Buka

Hal itu, kata dia, merupakan penyalahgunaan gambar Presiden. “Dalam waktu dekat kami akan melepasnya,” ujarnya. Selain tidak etis, pemasangan gambar yang dipaku pada pohon juga menyalahi aturan.

Edy Purnomo, Sekretaris Kecamatan Cepu juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, penyertaan gambar Presiden pada iklan itu memang tidak etis.

TRENDING :  Normalisasi Kali Balun, 31 KK Direlokasi

“Kami harap pemasang iklan bisa mempertimbangkan kembali untuk mengikutsertakan gambar Presiden,” jelasnya. Atau mungkin, lanjut dia, iklan yang sudah tertempel itu bisa dilepas dan diganti. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.