Pembangunan Inlet desa Krandon Bahayakan Rumah Warga desa Singocandi

img_5390

Air dari wilayah Utara mengalir deras menggerus apa saja yang dilalui

Kudus,isknews.com – Mengatasi genangan yang berada di jalan tembus Krandon – Singocandi dengan membangun Inlet agar air mengalir merupakan ide brilian.Namun jika hanya membangun inlet dengan outlet hanya diarahkan ke pekarangan penduduk lain tentu menimbulkan persoalan baru.

Saat musim penghujan seperti ini tentu aliran air dari Inlet yang hanya sepotong tentu membahayakan rumah yang dilalui air dalam jumlah besar bahkan menyerupai anak sungai.Sebut saja rumah saudara Bambang yang berada di desa Singocandi RT 01/03 yang mengeluhkan aliran air yang menurutnya menghawatirkan fondasi rumahnya akibat gerusan airnya.Karena meurutnya air yang berasal dari wilayah Utara hampir semua mengarah kesana hingga jumlah airnya sangat banyak (11/12).

Baca Juga :  Dukuh Semliro Rahtawu Longsor Lagi

“ Lama kelamaan karena air memiliki sifat menggerus saya khawatir rumah saya rusak karena berada tepat di lokasi keluarnya air .” Terangnya.

Lokasi terdampak aliran liar dai Inlet yang dibangun setengah setengah sejak beberapa tahun lalu hingga kini belum tampak adanya upaya penyelesaian persoalan ini.Kepala desa Krandon,Rosyid yang sempat dihubungi isknews.com beberapa waktu lalu hanya menyampaikan ajakan untuk berembuk antar desa karena lokasi terdampak berada di perbatasan antara desa Krandon dan Singocandi.

Baca Juga :  Sabhara Polres Kudus Berhasil lumpuhkan kerbau Yang Mengamuk

Salahsatu warga terdampak inlet yang setengah setengah berharap ada upaya nyata agar persoalan aliran air liar bak anak sungai segera mendapatkan jalan keluar.” Jika memang akan dibangun saluran air yang terarah segera saja direalisasikan agar persoalan anak sungai dadakan tidak menggerus pagar atau bahkan rumah yang dilalui air jumlah besar ini.” Pungkasnya. (Mr)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?