Pembangunan Los Pasar Brayung Capai 70 persen

oleh

Kudus, isknews.com – Pembangunan los Pasar Brayung, di Jalan Mejobo, Desa Mejobo, Kabupaten Kudus, kini sudah mencapai sekitar 70 persen. Jumlah los yang dibangun terdiri dari lima unit, didirikan di tempat bagunan los lama yang dibongkar total. Proyek yang pengadaanya oleh Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (DPP) Kabupaten Kudus itu, menelan beaya sebesar Rp 1,620 miliar, sumber dana dari APBD Kabupaten Kudus tahun anggaran (TA) 2017. Rekanan penyedia jasa yang mengerjakan, CV Bangun Putra Jaya Kudus.

Menurut Andi, pelaksana rekanan proyek di atas, saat dihubungi isknews.com, Selasa (31/10), pembangunan los Pasar Brayung itu selama ini berjalan lancar, sehingga sekarang sudah mencapai sekitar 70 persen dari target yang ditetapkan. “Kalau sesuai kontrak, untuk mencapai 100 persen masih cukup lama, yakni sampai 20 Nopember 2017. Tetapi lebih cepat lebih baik.”

TRENDING :  Banjir Dan Tanah Longsor Masalah Pembangunan Daerah Kabupaten Kudus

Dia menjelaskan, los yang dibangun sebanyak lima unit itu, tiga unit masing-masing berukuran 20 x 50 meter, letaknya di sebelah utara, tepatnya di depan kantor pasar dan mushola, sedangkan dua unit lainnya masing-masing berukuran 10 x 20 meter, letaknya di sebelah selatan, di deretan bangunan los lama. “Untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan, lantai los ditinggikan 60 centimeter.”

Kepala Pasar Brayung, Lazim, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerjanya, mengatakan, los sebanyak lima unit yang dibangun itu ditempati oleh sekitar 150 pedagang, terbagi tiga los utara 100 orang, sedangkan di empat los di selatan 50 orang. Untuk yang di los utara, sebagian besar adalah penjual yang menggelar dagangannya secara lesehan, sebagian lainnya pedagang kios. Sedangkan pedagang yang empat los di deretan sebelah selatan, adalah para penjual alat rumah tangga dan pakaian yang sebagian diantaranya sudah lama tutup. “Semua pedagang untuk sementara direlokasi, sampai pembanguan los itu selesai.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :