Pemdes Jetis Kapuan Adakan Pengobatan Gratis Warga Terdampak Banjir

oleh
Pengobatan Gratis
Foto: Saat berlangsung pengobatan gratis di Musala Islamiyah, Desa Jetiskapuan, Kecamatan Jati. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Bencana banjir yang melanda sebagian desa di wilayah Kecamatan Jati, telah mengakibatkan warga terdampak tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Selain itu, genangan banjir yang berlangsung sekitar dua pekan terakhir ini, dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit, bagi warga yang memilih bertahan di permukiman terdampak bencana.

Terkait dengan kondisi tersebut, serta untuk mengantisipasi kemungkinan warga yang sakit, Pemerintah Desa (Pemdes) Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, mengadakan pengobatan gratis bagi warganya yang terkena banjir.

TRENDING :  Bentuk Solusi, DPC Demokrat Pati Sentuh Langsung Warga Yang Membutuhkan

Kegiatan yang diselenggarakan dengan UPT Puskesmas Jati itu, mengambil tempat di Musala Islamiyah, Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Senin (19-02- 2018).

Turut dalam kegiatan tersebut, Camat Jati Andreas Wahyu Adi Setiawan, Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo, Kepala Desa Jetis Kapuan Sudirno, Dokter UPT Puskesmas Jati dr Bety, didampingi sejumlah bidan dan tenaga medis, Babinsa dan Babinkamtipmas, serta perangkat desa setempat.

TRENDING :  Polres Kudus Siagakan Anggota di Dandangan

Menurut Camat Jati, Andreas, kegiatan pengobatan gratis tersebut disambut positif oleh masyarakat Jetis Kapuan dan sekitarnya yang mengalami banjir. “Berdasarkan data dari panitia, ada sekitar 100 orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan pengobatan gratis.”

Sementara itu, bencana banjir yang terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Jati, hingga kini belum surut. Ketinggian air di antaranya di Desa Jati Wetan dan Tanjung Karang, bahkan terus bertambah, mencapai sekitar 30 – 80 sentimeter.

TRENDING :  Pengobatan Gratis Satgas TMMD Diserbu Warga

Sehingga puluhan warga yang semula bertahan di rumah masing-masing, kini sudah mengungsi di tempat yang disediakan, yakni Balai Desa Jati Wetan dan Kelenteng Hok Tik Bio Tanjungkarang.

“Di dua tempat pengungsian tersebut, telah disiapkan langkah darurat kebutuhan untuk menangani situasi darurat bagi warga yang mengungsi, mulai menyediakan sembako, tempat tidur, hingga posko kesehatan yang siaga selama 24 jam,” pungkas Camat Jati itu. (DM/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :