Pemdes Tak Boleh Angkat Perangkat, Hanya Boleh Angkat Staf

by

1sulindut-1Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah Kabupaten Blora hanya diperbolehkan melakukan pengangkatan staf untuk membantu kelancaran pekerjaan administrasi desa. Dan dilarang untuk melakukan pengangkatan perangkat desa meskipun saat ini terdapat ratusan perangkat desa yang masih kosong.

Namun, dalam pengangkatan staf tersebut diperbolehkan jika memang benar-benar dibutuhkan. “Dengan beban pekerjaan yang tidak terlalu berat,” kata Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) Blora.

Serta mengacu pada kemampuan keuangan desa yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes). Karena sumber keuangaan untuk membayar staf berasal dari PADes. Meskipun gaji tersebut dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). “Dan besarannya pun hanya Rp. 500.000. Dilakukan pembaharuan kontrak selama satu tahun sekali,” katanya.

TRENDING :  Rapat Konsultasi Publik RKPD 2018, Sekda: Perhatikan Dengan Seksama, Arah Kebijakan, Sasaran Dan Target Perencanaan

Terkait dengan artisan perangkat desa yang masih kosong,

lebih lanjut Pujianto menjelaskan, akan dilakukukan pengisian perangkat desa setelah dilaksanakan pemililihan Kepala Desa. “Akan dilakukan tes untuk pengisian perangkat,” ujarnya.

TRENDING :  Pemkab Kudus Serahkan Hibah Untuk Pengamanan Pilkada Kepada Kodim 0722/Kudus

Sekarang ini, kata dia, terdapat ratusan perangkat desa yang masih kosong. “Untuk jumlahnya baru bisa dipastikan setelah tanggal 31 Desember 2016. Untuk sementara, sebanyak 76 sekdes masih kosong dan 198 kamituwo (Kepala Dusun) juga kosong,” jelasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :