Pemenuhan Kebutuhan Hidup Nelayan Mulai Terdampak Akibat Larangan Kapal Centrang Melaut

by
isknews

15202761_572892296251494_3797785761980506898_n isknewsPati isknews.com- Ribuan Anak Buah Kapal (ABK) Nelayan Juwana jelang batas akhir masa pelarangan cantrang tanggal 31Desember nanti tidak berani melaut mereka khawatir ketika melaut terjadi persoalan dengan petugas, hal tersebut berdampak pada pemenuhan hidup para nelayan cantrang.

“Dampak dari Permen Nomor 2, yang memberi tenggang bagi sejumlah jenis kapal termasuk cantrang hingga 31 Desember nanti setidaknya ada 200 kapal cantrang yang ada di Juwana kini tidak berani melaut,” terang Kepala TPI Unit I Juwana Tri Widodo, Jumat (23/12).

“Dari jumlah itu, 50 persen lebih adala nelayan dari abupaten Pati. Selebihnya, ada nelayan dari luar daerah seperti Rembang, Kudus, Batang, Pekalongan, bahkan ada yang dari Indramayu Jawa Barat,” tutur Tri.

TRENDING :  Budaya Gotong royong Perlu Dipertahankan

Kondisi saat ini tempat sandar kapal di TPI I Juwana tiap hari bertambah jumlahnya, karena kapal yang sudah sandar tidak berani melaut di karenakan Peraturan Pemerintah tersebut.

TRENDING :  ​Sambut HUT Polwan Ke-69, Polres Kudus Gelar Bhakti Sosial Di Desa Rahtawu

Jika pada hari biasa ada 5-6 kapal yang membongkar ikan di tempat tersebut dengan berat ikan mencapai 100 ton, kini hanya ada 1-2 kapal yang membongkar ikan.

TRENDING :  Ratusan Peserta Ikuti Upacara Dan Tabur Bunga Hari Pahlawan Di TMP Setya Pertiwi Kaliputu

KOMENTAR SEDULUR ISK :