Pemerintah Kucurkan Dana Rp 15,7 Miliar Untuk Renovasi Stadion Wergu Wetan Tahun Depan

Kudus, ISKNEWS.COM – Penantian pecinta sepak bola Kudus, yang menginginkan supaya Stadion Wergu Wetan direnovasi akhirnya menjadi kenyataan. Stadion yang menjadi markas tim Persiku itu akan digelontor dana sekitar Rp 15,7 miliar. Alokasi tersebut diusulkan dibiayai dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ilustrasi renovasi Stadion Wergu Wetan Kudus.

Ilustrasi renovasi Stadion Wergu Wetan Kudus. (ISKNEWS/Yuliadi Muhammad)

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Joko Susilo kepada isknews.com, Senin (19/12/2016) mengatakan, dana Rp 15,7 miliar itu akan digunakan untuk membenahi sejumlah infrastruktur yang ada di stadion. Di antaranya tribun penonton, ruang ganti pemain, penataan bagian depan pintu masuk stadion, dan lintasan atletik.

Baca Juga :  29 Atlet Tenis Meja Sukun Kudus Sabet 6 Medali Kejuaraan Tenis Meja ITB Open 2015

Dia menjelaskan, khusus untuk tribun penonton akan dibuat seperti stadion berstandar nasional lainnya. Nantinya tribun timur, selatan, dan utara akan dibangun lebih bagus lagi. Sehingga ketika dilihat dari atas tribun akan kelihatan melingkar.

Selain itu, lanjut Joko, semua tribun penonton akan diberi atap seperti yang sudah ada di tribun barat Stadion Wergu Wetan. Bahkan dia mengklaim akan terlihat lebih mewah, sehingga menarik minat masyarakat untuk hadir menyaksikan pertadingan yang digelar di Stadion Wergu Wetan.

Baca Juga :  Asyiknya Gowes Bareng SSBC di Bunker Kaliadem Gunung Merapi dan Candi Prambanan

“Kami berharap dana renovasi dari Bangub ini bisa tuntas pada tahun 2017. Sehingga secepatnya dapat menggelar kompetisi bertaraf nasional seperti di liga utama (ISC A),” imbuhnya.

Dia meyakini, apabila nanti stadion sudah direnovasi menjadi lebih bagus, tentunya akan mampu meningkatkan prestasi Persiku Kudus sehingga mampu naik kasta dan bertanding di liga utama. “Intinya Stadion Wergu Wetan akan dirubah menjadi seperti stadion yang dimiliki tim-tim elit di Indonesia,” pungkasnya. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?