Pemilihan Duta Wisata Kudus Masuki Tahap Seleksi Wawancara

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Even Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kudus tahun 2018, kini telah measuki tahap wawancara. Pagi ini, Rabu (05-09-2018), para peserta nampak antusias mengikuti seleksi wawancara di Museum Kretek Kudus.

Dibalik antusiasme peserta, ketegangan nampak jelas dari raut wajah para kontestan tersebut. Sembari menunggu giliran wawancara, beberapa peserta nampak serius belajar dan mempersiapkan diri untuk menghadapi pertayaan dari dewan juri. Ada juga beberapa peserta yang tengah asyik menghabiskan waktu bercengkrama dengan sesama peserta untuk mengurangi ketegangan.

Irfan Ahmad (20) salah satu peserta Pemilihan Duta Wisata Kudus tahun 2018, mengaku sangat tegang dalam menghadapi sesi wawancara ini. Belajar via google menjadi salah satu jurus yang ia keluarkan untuk memperdalam pengetahuan akan kepariwisataan di Kudus.

TRENDING :  Daya Tarik Museum Kretek Masih Menjadi Magnet Destinasi Habiskan Libur Tahun Baru

“Persiapannya dengan belajar di google. Kebetulan saya bukan asli orang Kudus, sehingga pengetahuan saya akan Kudus tidak terlalu banyak. Untuk itu, saya googling mengenai pariwisata dan kebuadayaan masyarakat Kudus,” kata warga Jepara tersebut.

Selain belajar kepariwisataan, Irfan sapaan akrabnya juga belajar mempromosikan wisata di Kudus dengan Bahasa Jawa dan Inggris. Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan karena pengunjung wisata di Kudus bukan hanya orang lokal saja, tetapi warga negara asing juga. “Saya sudah mempersiapkan secara maksimal, saya optimis bisa mempresentasikan yang terbaik,” ujarya.

TRENDING :  Usaha Kecil Suwarno Rambah Kota di Pulau Jawa

Dalam seleksi wawancara ini peserta terbagi dalam beberapa kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 6 peserta. Satu kelompok diberikan waktu sebanyak 30 menit untuk melaksanakan wawancara.

“Seleksi wawancara ini menghadirkan enam orang juri, dimana masing-masing peserta diberikan waktu sebanyak lima menit untuk melakukan wawancara dengan masing-masing juri. Untuk materi penilaiannya meliputi wawasan umum dan kepariwisataan, Kepribadian dan psikologi, Etika dan karakter duta wisata, public speaking dalam bahasa inggris, pengetahuan umum seni, budaya dan bahasa jawa, kompetnsi dan kompeten duta wisata,” jelas Erwin Drihasstuti, Kasie Destinasi Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Dalam seleksi ini, para juri menjaring peserta yang memiliki pengatahuan yang baik serta diimbangi dengan public speaking yang bagus. Sebagaimana dengan semboyan dari duta wisata Kudus yang menekankan pada brain, beauty and bahavior.

TRENDING :  Bupati Angkat Bicara Soal Jumlah Formasi CPNS untuk Kabupaten Pati

“Nilai yang diperoleh dari seleksi wawanacara ini nantinya akan diakumilasikan dengan nilai-nilai lainnya untuk menentukan kandidat terbaik,” katanya.(NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :