Peminum Miras Dibawah Umur Bikin Resah

15095052_1338697282816943_4615388720136983386_n

Foto: Pemusnahan Miras hasil Operasi Pekat Tahun 2016 pada Bulan Juni lalu.

Blora, isknews.com (Lintas Blora)-Banyaknya peminum minuman beralkohol (Minuman Keras) berasal dari kalangan pelajar khususnya yang masih dibawah umur mengundang keresahan serta keresahan warga.

Mukhtar, Kepala Desa Ketuwan, Kecamatan Kedungtuban Kabupaten, menyatakan jika di wilayah Kedungtuban, banyak kalangan dibawah umur yang menjadi peminum Minuman Keras (miras). Kondisi tersebut, menurut dia, sangat memprihatinkan. “Rata-rata di sekolah banyak Anak yang menjadi peminum,” kata dia, Belum lama ini saat dirinya berada di Balai Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban.

Baca Juga :  Tak Bisa Berenang Bocah 10 Tahun Tenggelam Di Sungai Jratun Klambu Dempet Demak

Dari banyaknya kejadian perkelahian antar pemuda lebih banyak akibat pengaruh miras. “Seharusnya dari penjual minuman membatasi. Dan tidak melayani pembeli yang masih berada dibawah umur,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dari pihak kepolisian dan pihak terkait supaya bisa memberikan peringatan kepada para penjual minuman tersebut.

Camat Kedungtuban, Dasiran, menambahkan, bahwa wilayah-wilayah perbatasan antar wilayah menjadi tempat strategis untuk dijadikan lokasi pesta miras. “Wilayah-wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, juga menjadi tempat strategis untuk dijadikan tempat peredaran miras,” ungkapnya.

Baca Juga :  Merasa Kehilangan Kendaraan? Coba Kunjungi Polres Blora

Seperti Desa Jimbung yang berbatasan dengan Jawa Timur serta menjadi tempat penyeberangan. Yang disinyalir menjadi jalur transportasi penjualan miras. (as)

 

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?