Pemkab Anggarkan Rp 3 Miliar Dana Santunan Kematian Tahun 2019

oleh
Bupati Tamzil secara simbolis serahkan banyuan dana santyunan kematian pada warga di Kecamatan Kota Kudus (Foto : YM)

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus HM Tamzil menyerahkan secara simbolis dana Bantuan Sosial Santunan Kematian yang telah di syahkan dalam APBD Perubahan Kudus Tahun Anggaran 2018, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Kota Kudus, Jumat (21/12/2018).

Seperti di ketahui Pemerintah Kabupaten Kudus menganggarkan program dana santunan kematian sebesar 1,2 Miliar yang akan disalurkan melalui Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus.

“Santunan kematian ini nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan bagi ahli waris, sebagai wujud perhatian pemerintah Daerah dalam mengatasi kesulitan warga. Kami berterima kasih kepada DPRD Kudus yang menyetujui anggaran yang diajukan untuk program tersebut. Meskipun pada 2018 ada keterlambatan dalam pencairan,” kata Bupati Kudus dalam sambutannya.

TRENDING :  Pembangunan di 2018 Diharapkan Sesuai Rencana

Nantinya setiap orang akan mendapatkan santuan Rp1 juta untuk warga yang meninggal karena sakit, sedangkan korban kecelakaan akan mendapat santunan Rp2,5 juta.

“Untuk tahun 2019 bisa langsung cair sehingga ketika ada yang meninggal pagi hari, maka sore hari bisa cair dan sudah disetujui anggaran sebesar Rp3 miliar untuk satu tahun anggaran,” katanya.

Dengan demikian, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus tinggal menyalurkan kepada penerima santunan.

TRENDING :  Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Kudus 2016 Lampaui Target

Ia mempersilakan warga melaporkan keluarganya yang meninggal kepada pengurus RT/RW atau kepala desa untuk dilanjutkan ke Dinsos untuk pencairannya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus, Ludful Hakim mengungkapkan jumlah penerima santunan di wilayah Kecamatan Kota Kudus sebanyak 142 orang, terdiri dari 138 orang meninggal karena sakit dan empat orang karena kecelakaan lalu lintas.

TRENDING :  Bhakti TNI Kepada Masyarakat, TNI Gotong Royong Perbaiki Rumah Ngasrijah

“Hari ini ada tiga kecamatan yang diberikan santuan, yakni di Kecamatan Kota, Jati dan Undaan dengan perincian jumlah penerima santunan di Kecamatan Jati sebanyak 133 orang dan Kecamatan Undaan sebanyak 34 orang.
Adapun jumlah total yang bakal menerima santunan kematian sebanyak 1.184 orang yang meninggal karena sakit sekitar 1.168 orang dan selebihnya karena kecelakaan,” katanya.

Ribuan warga tersebut merupakan warga yang meninggal 2017 dan diusulkan tahun yang sama, kemudian diberikan santunan 2018. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :