Pemkab Blora Dan IPB Jalin Kerjasama

Pemkab Blora Dan IPB Jalin Kerjasama

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Bupati Blora, Djoko Nugroho menerima kunjungan Rombongan Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dipimpin oleh Ketua Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Dwi Rachmina di Ruang Rapat Bupati Blora, Selasa (29/8/2017).

Dwi Rachmina, menyampaikan, bahwa pengembangan agribisnis dirasa menjadi salah satu yang potensial dilakukan di Kabupaten Blora. Agribisnis yang akan dikembangkan di Kabupaten Blora meliputi bidang perkebunan (tebu yang juga melibatkan GMM Bulog Blora, mete, dan lain-lain), bidang pertanian (hortikultura), bidang peternakan, UMKM, dan lainnya.

Dalam rilis yang diterima isnews.com, Rabu (30/8/2017), tujuan perjanjian kerjasama ini adalah dalam rangka pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat) dalam upaya pengembangan dan pembangunan pertanian dan agribisnis di Kabupaten Blora. Selain itu juga untuk lebih meningkatkan kemampuan segenap potensi dan sumberdaya yang ada secara optimal guna menunjang pengembangan dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan di Kabupaten Blora, guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Blora yang lebih sejahtera dan bermartabat.

TRENDING :  Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan III-2015 Menurun

Sutikno Slamet, kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, menyatakan perlunya pendampingan kepada para peternak sapi untuk pengembangan pakan, sehingga tidak ada lagi istilah “sapi makan sapi” ketika musim kemarau tiba. Istilah ini merujuk pada “keharusan” bagi para petani untuk menjual sebagian sapinya untuk mendapatkan pakan untuk sapi yang lainnya. “Dengan adanya pendampingan, diharapkan para peternak sapi dapat menyediakan pakan di segala musim,” ujarnya.
Bupati Blora, Djoko Nugroho, juga berharap agar ke depan kerjasama juga dapat terjalin dalam hal pendampingan peternak sapi dalam pembuatan dan pengolahan pakan ternak yang murah, mengingat tingginya populasi sapi di Kabupaten Blora.

TRENDING :  Petani Ketela Enggan Jual Produknya di Pasar Lokal

“Di Blora ternak hanya sebagai ingon-ingon saja dan belum ada pengembangannya, baru ada 6 BUMDes percontohan, tolong didampingi agar bisa membuat pakan ternak yang murah,” ujarnya.

TRENDING :  Penguatan UMKM Terus Dilakukan

Dia juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Blora tengah melakukan kerjasama dengan UGM perihal pengabdian kepada masyarakat. Dia berharap, ke depan Kabupaten Blora dapat menjalin kerjasama serupa dengan IPB untuk meningkatkan taraf hidup mesyarakat desa.

“Tolong segera dibentuk tim inti untuk membahas rencana kerjasama lebih lanjut, biar bisa segera terlaksana,” ujarnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post