Pemkab Jepara Janji Tingkatkan Bantuan Untuk Difabel

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pemkab Jepara mengaku akan meningkatkan perhatian kepada warga penyandang disabilitas di Jepara. Perhatian tersebut diantaranya dengan meningkatkan alokasi anggaran untuk membantu kaum difabel. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Jepara M. Zahid, Rabu (27/12/2017), saat peringatan hari difabel internasional (HDI) di Pendapa Kabupaten Jepara.

Menurut Zahid, tahun ini jumlah dana yang dikucurkan untuk difabel sekitar Rp 135 juta, ditambah bantuan modal Rp 87 juta. Tahun depan dialokasikan dana sekitar Rp 235 juta bagi mereka. “Bantuan ini diberikan untuk dua hal. Pertama bantuan modal, sebesar satu juta rupiah per tahun dan alokasi bantuan alat-alat bantu seperti kursi roda, kruk, alat bantu dengar. Selain itu, untuk ODKB (Orang Dengan Kecacatan Berat) diberikan bantuan berupa bahan makanan, setahun sekali,” katanya.

TRENDING :  Pemilu Nasional di Pagelaran Ketoprak
TRENDING :  Pemkab Jepara Kembali Luncurkan Tiga Program Inovatif

Meskipun mengalami peningkatan, lanjutnya, bantuan yang diberikan memang belum menjangkau semua difabel yang ada di Jepara. Saat ini ada sekitar 6000 orang berkebutuhan khusus di Kabupaten Jepara. “Dengan jumlah difabel yang demikian besar memang belum terjangkau seluruhnya. Hanya saja Pemkab Jepara akan terus meningkatkan keberpihakan kepada warga disabilitas ini,” imbuhnya.

Kasi Rehabilitasi dan Jaminan Perlindungan Sosial Dinsospermades, Joko Setyowanto mengatakan, pihaknya akan terus berusaha meningkatkan akses modal usaha dan promosi karya difabel. “Kita sudah beberapa kali mengikutkan difabel Jepara di sejumlah pameran di tingkat provinsi,” katanya.

TRENDING :  Pemkab Jepara Komitmen Benahi Layanan Transportasi

Sementara, Koordinator Komunitas Difabel Bina Akses, Budi Mulya mengakui memang bantuan kepada penyandang disabilitas memang meningkat, meskipun memang belum merata untuk semua. “Kita juga meminta kepada pemerintah memperhatikan keberadaan bangunan pemerintah yang belum semuanya ramah difabel,” jelasnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*