Pemkab Jepara Susun RPJMD 2017-2022

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Demi mencapai visi dan misi pembangunan jangka menengah tahun 2017-2022, yakni Terwujudnya Jepara Madani yang Berkarakter, Maju dan Berdaya Saing, Pemkab Jepara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Jepara tahun 2017-2022.

Kepala Bappeda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko mengatakan, diadakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan RPJMD Kabupaten Jepara Tahun 2017-2022, sesuai dengan visi Bupati dan Wakil Bupati 2017–2022 “Mewujudkan Jepara Madani Yang Berkarakter, Maju Dan Berdaya Saing”.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, setelah dilakukan Musrenbang RPJMD ini, agenda besar yang harus dilalui dalam penyusunan RPJMD adalah, Pengajuan untuk Pembahasan di DPRD Akhir September 2017; Pembahasan di DPRD pada bulan Oktober 2017; Evaluasi Ranperda RPJMD di Bappeda Propinsi Jateng pada minggu I – III, dimana dalam pengajuan Evaluasi Ranperda tersebut Persetujuan Validasi KLHS RPJMD harus sudah selesai.

TRENDING :  Hendak Menangkap Pelaku Penganiayaan, Polisi Diteriaki Maling

“Sehingga diharapkan Peraturan Daerah Kabupaten Jepara tentang RPJMD Tahun 2017-2022 dapat selesai sebelum 22 Nopember 2017  atau 6 bulan setelah dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati,” katanya.

Kabid Penyusunan Program Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Provinsi Jawa Tengah Tejo Agung Prabowo mengatakan, bahwa RPJMD ini merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah jangka menengah, serta penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah terpilih. “RPJMD memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program perangkat daerah disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif. RPJMD disusun dengan berpedoman pada RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) dan RPJMN,” ujarnya.

Sujarwanto mengatakan  penyusunan RPJMD Kabupaten Jepara Tahun 2017-2022 dilakukan dengan berpedoman pada RPJPD Kabupaten Jepara Tahun 2005-2025 dan RPJMN Tahun 2015-2019, serta memperhatikan RPJMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018. “Dalam rangka menjaga sinergi dan keselarasan pembangunan daerah dengan pembangunan nasional,” katanya.

TRENDING :  Pemkab Jepara Komitmen Kembangkan Pariwisata

Kebijakan pembangunan nasional, dikatakannya, sebagaimana tertuang dalam RPJMN Tahun 2015-2019 yang harus mendukung terutama adalah kegiatan strategis jangka menengah nasional di Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Jepara, dalam rangka pencapaian visi dan misi pembangunan nasional, serta pencapaian 9 agenda prioritas yang lebih dikenal sebagai “Nawacita”.

“Kegiatan strategis jangka menengah nasional tersebut antara lain; pengembangan pelabuhan Jepara; Pengembangan penyebrangan Pulau Nyamuk Karimunjawa, pembangunan pengaman Pantai Kedung Semat, Desa Kedungmalang, Kalianyar, Surodadi, Panggung, Bulakbaru, Tanggultlare, Semat; Rehabilitasi, peningkatan kapasitas dan perkuatan tebing Sungai Serayu dan anak Sungainya (Sungai Serayu, Sungai Merawu, Kali Sapi, Sungai Klawing, Sungai Pekacangan) Wonosobo, Jepara, Purbalingga, Banyumas; Pembangunan serat optik,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jepara, yang telah menjabarkan visi dan misi Kabupaten Jepara secara makro kedalam sebuah Rancangan Awal RPJMD yang berisi sasaran, program prioritas, indikator kinerja dengan data yang terukur dan relevan dalam rangka pembangunan bersama. Guna melaksanakan visi pembangunan jangka menengah tahun 2017-2022, yakni “Terwujudnya Jepara Madani yang Berkarakter, Maju dan Berdaya Saing”.

TRENDING :  Pangkalan Kompi Air Kodam IV/Diponegoro Dipindah ke Jepara

“Misi yang ingin kita wujudkan bersama  antara lain, Pertama, Memperkuat Potensi Sumber daya Manusia yang Religius dan Berbudaya; Kedua, Memperkuat Sumber Daya yang Seimbang dengan Kesejahteraan; Ketiga, Mewujudkan Jepara yang Mandiri dan Berkemajuan; Keempat, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Berkeadilan; dan Kelima, Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Masyarakat yang Profesional,” ujarnya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :