Pemkab Kawal Penyaluran Pupuk Urea Bersubsidi

oleh
Kadispertanpangan Kudus, Catur Sulistiyanto, bersama Abdullah Muttaqin (anggota ( KP3) Kudus dan Hasan Abdillah, Koordinator BPP Kecamatan Undaan didampingi Muh Farlen, penanggungjawab gudang pupuk Pusri Kabupaten Kudus mengawal langsung proses pengangkutan pupuk bersubsidi ke atas truk. (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Tepati janji, bupati Tamzil saat menjawab  sejumlah petani Undaan yang mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi , Pemerintah Kabupaten Kudus  menjamin dalam waktu dekat saat petani mulai mengawali musim tanam pertama, pupuk bersubsidi akan tersedia dalam jumlah yang aman.

Saat itu bupati menjamin dalam waktu dekat semuanya sudah bisa mendapatkan pupuk karena stok masih tersedia dan sesuai penyalurannya.

Kemarin setelah mendapatkan persetujuan penambahan kebutuhan pupuk bersubsidi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Pemkab langsung mengadakan koordinasi dengan para kepala desa wilayah Kecamatan Undaan di aula kecamatan setempat, Senin (19/11) pagi.

TRENDING :  Bimtek Keprotokolan Ciptakan Protokoler Handal dan Profesional

Proses distribusi pupuk bersubsidi dilakukan pengawalan oleh dinas untuk memastikan penyalurannya sudah benar,  “ Ini adalah untuk mengawal bahwa penyaluran pupuk urea bersubsidi sudah diberangkatkan atau belum ke wilayah Undaan. Sehingga petani yang membutuhkan untuk memupuk padi bisa terlaksana sesuai waktunya ,” ujar Catur Sulistiyanto didampingi Imam Prayitno, Kabid Fasilitasi perdagangan, promosi dan Perlindungan konsumen Dinas Perdagangan Kudus.

Kemudian pada siang harinya, bersama Dinas Perdagangan dan Pasar Kudus sebagai leading sektor pengawasan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Kudus, dan KP3 (komisi pengawasan pupuk dan pestisida) bersubsidi serta Koordinator BPP Kecamatan Undaan mendatangi gudang pupuk Pusri di jalan lingkar selatan Kudus sebagai gudang pupuk urea bersubsidi.

TRENDING :  Tidak Semua Desa Di Kabupaten Pati Dapatkan Jatah Kartu Tani

“Nanti kita pastikan ke kios-kios di Undaan apakah benar sampai atau tidak ,” imbuh Catur.

“ Kalau satu truk itu mampu mengangkut 8 ton pupuk, maka diperlukan 21 kali pengangkutan. Sampai siang ini ( pukul 14.00 wib) sudah terlaksana 12 truk. Jadi masih kurang 9 truk lagi. Kita pastikan hari ini walaupun sampai malam harus sudah selesai proses distribusi ,” terang Farlen petugas gudang Pusri.

Abdullah Muttaqin, Anggota KP3 Kudus, menambahkan bahwa meski pupuk urea bersubsidi ini didistribusikan langsung dari gudang Pupuk Pusri, namun tetap wilayah kewenangan dari CV Fortuna sebagai distributor pupuk urea di Kudus.

TRENDING :  Bulog Siap Serap Gabah Petani

Hasilnya semua petani yang ditemui tim sedang membeli pupuk merasa tidak kesulitan lagi. Namun mereka menunggu datangnya pupuk Phonska bersubsidi.

“ Untuk pupuk Phonska segera menyusul. Kita memang menyelesaikan urea dulu untuk petani yang melaksanakan pemupukan pertama. Phonska yang dibutuhkan petani untuk pemupukan kedua. Insyallah tidak sampai akhir pekan pupuk ini juga terdistribusi ,” ungkap Abdullah Muttaqin. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :