Pemkab Kudus Awasi Peredaran Makanan Berbahaya

Pemkab Kudus Awasi Peredaran Makanan Berbahaya

Kudus, isknews.com – Mengantisipasi peredaran makanan berbahaya di Kabupaten Kudus, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disdagsar), Dinas Kesehatan, Polres Kudus, Kantor Ketahanan Pangan, Bagian Perekonomian, dan Satpol PP Kudus melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Bitingan dan minimarket depan kampus Universitas Muria Kudus (UMK), Senin (8/8).

13932341_120300000057517290_1201062472_o
Kasi Perlindungan Konsumen pada DIsdagsar Nuratri Sulistyani ketika sidak di Pasar Bitingan. Sidak ini dilakukan guna mencegah peredaran makanan berbahaya di Kabupaten Kudus.

Kabid Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Disdagsar Kudus Arif Budianto menjelaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk pengawasan dan pemantauan agar kesehatan masyarakat tidak terancam karena adanya makanan yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi. “Semua produk akan kita sidak baik yang dibungkus maupun tidak dibungkus, supaya tidak terjadi pencampuran dengan bahan berbahaya,” katanya.

TRENDING :  Kemenag Kudus Catat 2.234 Pasangan Menikah Pada Bulan September 2016

Arif menambahkan, sejauh ini sidak yang dilakukan di Pasar Bitingan tidak ditemukan produk makanan yang tercampur bahan berbahaya. Hanya saja didapati sirup tanpa PIRT. Hasil temuan itu nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan penelusuran lokasi produksi sirup tersebut.

TRENDING :  Kampanye Kemanusiaan, Serdadu Langsungkan Donor Darah

Dari Pasar Bitingan tim melanjutkan sidak di minimarket depan kampus UMK tim mendapat temuan penempatan makanan yang berdekatan dengan sabun dan sejenisnya. Hal itu menurut Arif sangat berbahaya dan sesuai aturan tidak diperbolehkan. Karena makanan itu bisa saja tercampur bahan kimia dari sabun. “Seharusnya tidak boleh, kami mengimbau agar dilakukan penataan ulang, supaya kesehatan konsumen lebih terjamin,” imbuhnya.

TRENDING :  Seratus Anak Yatim Diberi Santunan

Sementara itu, Kasi Perlindungan Konsumen Nuratri Sulistyani ketika sidak di Pasar Bitingan mencurigai salah seorang pedagang. Pasalnya saat dia datang pedagang tersebut terlihat gugup dan terburu-buru memasukkan salah satu dagangannya di bawah meja. Menyikapi hal itu pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan melakukan sidak lagi, untuk selanjutnya akan melakukan tes laborat produk yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post