Pemotongan Hewan Ternak Dan Pengolahan Daging Harus Penuhi Kriteria ASUH

by

Kudus, isknews.com –  Sejak tahun 2010 pemerintah telah mencanangkan Gerakan Indonesia Sehat. Salah satu fokus utama dalam gerakan ini adalah mampu menerapkan keamanan pangan sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sehat.

Pangan yang aman, berkualitas, dan bergizi, merupakan syarat utama yang harus dipenuhi dalam upaya terselenggaranya sistem keamanan pangan sehingga dapat memberikan dampak kesehatan bagi masyarakat.

TRENDING :  RPH Kudus Layani Masyarakat Yang Ingin Sembelihkan Hewan Kurban

Cara mewujudkan sistem keamanan pangan di Indonesia dapat dilakukan dengan penerapan konsep makanan aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

Konsep ASUH ini didasari oleh beberapa kejadian di Indonesia, seperti maraknya isu pelanggaran keamanan pangan oleh industri dan banyaknya kasus keracunan yang disebabkan karena kelalaian masyarakat dalam memilih bahan baku makanan.

Kelalaian tersebut dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai konsep makanan ASUH itu sendiri.

TRENDING :  Sebelum Hari Raya Idul Adha, Distankanhut Kudus Laksanakan Pencegahan Penyakit Ternak

Hal ini diungkapkan Sa’diyah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus saat acara “pertemuan pelaku usaha pengolah daging” di aula Dinas Pertanian dan Pangan beberapa waktu lalu.

TRENDING :  Warga Sumber Dihebohkan Lahirnya Sapi Aneh

Dijelaskan, hygiene daging adalah semua kondisi dan tindakan untuk menjamin keamanan dan kelayakan daging pada semua tahapan dalam rantai makanan. Sebab produk hewan merupakan komoditi yang berpeotensi sebagai media pembawa agen penyakit hewan menular yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan dan lingkungan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*