Pemotongan Hewan Ternak Dan Pengolahan Daging Harus Penuhi Kriteria ASUH

by
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com –  Sejak tahun 2010 pemerintah telah mencanangkan Gerakan Indonesia Sehat. Salah satu fokus utama dalam gerakan ini adalah mampu menerapkan keamanan pangan sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sehat.

Pangan yang aman, berkualitas, dan bergizi, merupakan syarat utama yang harus dipenuhi dalam upaya terselenggaranya sistem keamanan pangan sehingga dapat memberikan dampak kesehatan bagi masyarakat.

Cara mewujudkan sistem keamanan pangan di Indonesia dapat dilakukan dengan penerapan konsep makanan aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

TRENDING :  Sosialisasi Perda 13 Th 2017 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Agar Daging Aman Sehat Utuh dan Halal

Konsep ASUH ini didasari oleh beberapa kejadian di Indonesia, seperti maraknya isu pelanggaran keamanan pangan oleh industri dan banyaknya kasus keracunan yang disebabkan karena kelalaian masyarakat dalam memilih bahan baku makanan.

TRENDING :  Sanksi Tegas Menanti Bagi Pemotong Sapi Betina Produktif

Kelalaian tersebut dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai konsep makanan ASUH itu sendiri.

Hal ini diungkapkan Sa’diyah, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Kudus saat acara “pertemuan pelaku usaha pengolah daging” di aula Dinas Pertanian dan Pangan beberapa waktu lalu.

TRENDING :  Sebelum Disembelih Hewan Kurban di Kudus Dicek Antemortem

Dijelaskan, hygiene daging adalah semua kondisi dan tindakan untuk menjamin keamanan dan kelayakan daging pada semua tahapan dalam rantai makanan. Sebab produk hewan merupakan komoditi yang berpeotensi sebagai media pembawa agen penyakit hewan menular yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan dan lingkungan.

KOMENTAR SEDULUR ISK :