Pemuda Pemimpin Masa Depan Harus Paham Nilai-nilai Pancasila

oleh
Foto: Terlihat antusiasme ratusan pemuda saat mendapatkan materi dari Kesbangpol Jawa Tengah. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kantor Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan “Peningkatan Kewaspadaan dan Deteksi Dini bagi Pemuda dan Pelajar Terhadap Potensi Terorisme dan Radikalisme” di Hotel Hom Kudus, Kamis (12-4-2018) pagi.

PLH Kaban Kesbangpol Provinsi Jateng, Ibnu Kuncoro mengatakan, Maksud kegiatan tersebut diantaranya untuk meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan deteksi dini bagi pemuda dan pelajar terhadal ancaman terorisme dan paham radikalisme.

TRENDING :  Peringati 1 Muharram 1440 H, Pemkab Kudus Gelar Dzikir, Doa Bersama

“Terutama terhadap para pemuda penerus bangsa yang terdiri dari perwakilan pelajar tingkat SMA/MA/SMK, Mahasiswa, Ormas (IPNU/IPPNU, PMII, Banser, GP Ansor),” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kuncoro, para pemuda supaya mempunyai kewaspadaan yang tinggi dan menjadi modal deteksi paham teroris dan radikal di lingkungan tempat tinggalnya maupun di lingkungan pendidikan. “Para pelajar juga dipersiapkan untuk membentengi paham terorisme dan radikalisme,” ujarnya.

TRENDING :  Kerjasama Dengan BLK, Warga Binaan Dilatih Dua Ketrampilan Kejuruan

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kudus, Eko Hari Djatmiko mengapresiasi kegiatan ini. Karenanya, pemuda sebagai pemimpin masa depan akan terhindar dari penyebaran paham terorisme dan radikalisme.

Diantaranya melalui 3 tahap yakni pendekatan, perekrutan dan pembai’atan. Yakni, Tanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam diri kita untuk membentengi paham yang memecah belah.

Pemuda harus menghindari bahaya miras, narkoba, dan sex bebas karena menjadi awal rusaknya dan lemahnya generasi bangsa.

TRENDING :  342 ASN di Pemkab Kudus Alami Pensiun

Kondisi saat ini, lanjut Eko, Nasionalisme kebangsaan mengalami berbagai cobaan, ancaman disintegrasi bangsa, nilai nilai luhur pancasila dilupakan. Untuk itu, mengembangkan nilai pancasila tidak cuma dengan ceramah namun juga aplikasi langsung dalam kehidupan dimasyarakat dan bernegara. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :