Penandatanganan MOU “Program Bayi Lahir Pulang Membawa Akte” Dengan RSU & RSIA Se Kudus

Penandatanganan MOU “Program Bayi Lahir Pulang Membawa Akte” Dengan RSU & RSIA Se Kudus

Kudus, isknews.com – Program ”Si Buah Hati Lahir Pulang Bawa Akta Kelahiran” adalah inovasi baru Pemerintah kabupaten Kudus dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kudus, Program tersebut adalah hasil kerja sama dengan seluruh rumah sakit dan rumah bersalin yang ada di Kudus. Tujuannya tidak lain untuk memudahkan para orang tua, dalam pembuatan akta kelahiran bagi anaknya yang baru saja lahir di rumah sakit.

Setelah penandatanganan MOU di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Lukmonohadi Kudus pada bulan mei lalu, maka pada bulan oktober ini dilakukan penandatanganan kerjasama untuk Rumah Sakit Swasta, diantaranya perwakilan direktur atau yang mewakili dari RS.Mardirahayu, RSU.Kartika Husada, RS. Kumalasiwi diwakili Sofyan dahlan, RSI Sunan Kudus, RSU Aisyiah, RSU. Nurus Syifa, RSIA Permata Hati, RSIA Harapan Bunda.

BACA JUGA :  Parade Sewu Kupat ke sembilan dibuka oleh Bupati Kudus

Bupati Kudus dalam sambutannya mengatakan Upaya pemerintah kabupaten kudus untuk kerjasama ini diharapkan nanti nya tersistem untuk akte kelahiran, “Program Lahir pulang membawa akte ini tidak dikenakan biaya sepeserpun,”tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan Penyerahan secara simbolis oleh Bupati Kudus kepada 5 orang yang telah melahirkan hari ini diantaranya dua bayi kembar dari Rs Mardirahayu kudus dan satu dari RS Permata hati. Setelah itu dilanjutkan penandatangan gedung radiologi mardirahayu Kudus yang sudah diresmikan bulan april lalu.

Dalam sambutannya, Pujianto M.Kes Direktur RS.Mardirahayu Kudus sangat mendukung Visi Misi Bupati Kudus dengan program ”Si Buah Hati Lahir Pulang Bawa Akta Kelahiran”, karena “Melayani terlebih dahulu adalah komitmen kami,”imbuhnya.

BACA JUGA :  Besaran Santunan Korban Kecelakaan Dari Jasa Raharja Bakal Naik 100%

Lebih lanjut Hendro Martoyo Kepala Disdukcapil Kudus saat dihubungi Isknews.com menjelaskan bahwa data dukcapil tentang bayi lahir yang sudah mendapatkan akte kelahiran dari bulan mei sampai pertengahan oktober ini berjumlah 390 akte dari RSUD Dr.Lukmonohadi, sedangkan dari rumah sakit swasta yang baru uji coba baru 37 akte.

“Jika ada bayi yang lahir di tempat Bidan, untuk proses mendapatkan akte dalam hal ini bidan nya Jika aktif bisa langsung diajukan ke kantor dukcapil nanti nya kita layani sehari jadi,”tandasnya.(AS)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post