Pendapatan Daerah Kabupaten Kudus Turun 17,17 persen

by

Kudus, isknews.com – Penurunan Pendapatan Daerah (PD) pada APBD 2018 sebesar 17,17 persen, antara lain dikarenakan belum tercantumnya Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat dan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Noryasin, dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Selasa (14/11). Rapat dengan acara Jawaban Bupati terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Kudus, atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Kudus TA 2018 itu, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Ilwani. Hadir, unsur Forkompinda, ketua PN Kudus, jajaran eksekutif dan 28 dari 45 orang jumlah dewan.

Sekda selaku wakil bupati yang berhalangan hadir, selanjutnya menjelaskan, terkait dengan penurunan PD sebesar Rp 344,332 milyar atau sebesar 17,17 persen itu, langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkab, dalam manajemen serta sistem pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam rangka pencapaian target PD, adalah dengan melaksanakan insentifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah, melalui peninjauan kembali regulasi yang sudah tidak sesuai dengan kondisi sekarang.

KOMENTAR SEDULUR ISK :

TRENDING :  Dewan : Warung Makan Boleh Berjualan Siang Hari Selama Ramadan Asal Ada Penyekatnya