Pendirian Usaha Apotek Harus Ada Rekomendasi Dari DKK

Pendirian Usaha Apotek Harus Ada Rekomendasi Dari DKK

Kudus, isknews.com – Pendirian usaha apotek, selain harus mendapat ijin yang dikeluarkan oleh instansi yang membidangi, yakni Pelayanan Perijinan Terpadu (PPT), juga harus mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat.
Kepala Kantor PPT Kabupaten Kudus, Refly Aksiyanto, melalui Arif Hermansyah, staf yang yang membidangi ijin pendirian apotek, yang dihubungi isknews.com, di ruang kerjanya, Selasa (20/), mengatakan hal itu.

Menurut dia, rekomendasi dari DKK adalah persyaratan utama yang harus, bagi pemohon ijin usaha apotek. Berdasarkan rekomendasi itulah, PPT mengeluarkan ijin usaha apotek. “Wewenang PPT, pada penerbitan surai ijin usaha perusahaan (SIUP).”

Dia selanjutnya menerangkan, tidak ada batasan jumlah usaha apotek. Kantor PPT akan mengeluarkan ijin, sepanjang pemohon memenuhi persyaratan. “Ijin berlaku selamanya, sepanjang apotek yang bersangkutan masih melakukan aktivitas.”

Selain itu, ada lagi persyaratan harus dipenuhi bagi usaha pendirian apotek, yakni pengajuan ijin mendirikan bangunan (IMB) tempat usaha apotek. Hal itu dibenarkan oleh Hariyadi, staf Kantor PPT yang membidangi IMB.

Menurut dia, IMB yang diajukan pemohon, harus sesuai dengan peruntukkannya, yakni IMB tempat usaha, bisa bangunan baru atau bangunan lama. “Kalau yang dijadikan tempat usaha apotek itu bangunan lama, misalnya rumah tempat tinggal, diharuskan mengajukan perubahan IMB-nya, menjadi IMB tempat usaha.”

Data yang ada di DKK Kudus, jumlah apotek hingga saat ini, sebanyak 36 unit, tersebar di sembilan kecamatan. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Komplikasi Tifus

Share This Post