Penemuan Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Bandengan Jepara

Kudus, isknews.com – Penemuan mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggemparkan warga tepi pantai Perawehan Ds. Bandengan Rt.07/02 Kabupaten Jepara pada Rabu sekitar pukul 07.00 pagi tadi, (01/1/2017).

Data yang dihimpun isknews.com dari keterangan saksi DIAH TRISNAWATI binti KASIMAN, 40 th, Islam, warga desa Bandengan Rt. 08/03 Kec/Kab. Jepara, dan ARIS WANTO bin LEGISAN , 36 Th, Islam, swasta, warga Desa Bandengan Rt. 05/02 Jepara.

Menerangkan bahwa, kronologis penemuan mayat tersebut bermula dari saksi 1 yang sedang mencari rongsok di lokasi Pantai Perawehan, saksi 1 berjalan dari arah barat ke timur dipinggir pantai, dan sesampai di TKP saksi 1 melihat ada mayat mengapung di laut, jarak korban ke bibir pantai sekitar 5 meter dengan posisi korban telungkup, kemudian saksi 1 pergi untuk memberitahu warga dan diperjalanan bertemu dengan saksi 2 dan saksi 1 memberitahu kalau ada mayat yang mengapung di laut, selanjutnya saksi 2 menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa via telpon.

Baca Juga :  Pencarian Korban Banjir Wonosoco Dihentikan Sementara

Mayat laki-laki tanpa identitas tersebut dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara) ciri-ciri korban sebagian berikut, ditemukan dalam kondisi Kulit korban sudah dalam keadaan terkelupas semua, Korban menggunakan kaos warna biru ( bagian depan bertuliskan TURN BACK CRIME, bagian belakang bertuliskan POLISI warna Putih dan GENERASI HIJAU ).

Kapolsek, Kasat Polair Res Jepara, Kanit Reskrim, KaSPKT bersama 3 anggota dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa mendatangi TKP, setelah mencatat saksi-saksi terkait, langsung mmbawa korban ke RSU Kartini untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Lestarikan Alam, Puluhan Pohon Ditanam Di Mejobo

Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Doktor RSU Kartini Bpk.dr. YOYOK SETIYONO, Tinggi badan korban 135 cm dengan jenis kelamin laki-laki, usia diperkirakan 10 tahun

Terdapat lebam mayat di punggung, dengan kondisi Alat kelamin/ penis korban hilang, Korban yang diperkirakan meninggal sekitar 7 hari tersebut tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Sementara saat ini, korban di RSU Kartini Jepara dan menunggu kejelasan identitasnya, dan apabila dalam beberapa hari tidak ada masyarakat / pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, maka korban akan dimakamkan oleh Pihak RSU Kartini Jepara. (AJ/isknews.com)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?