Pengembangan Kawasan Wisata Pungkruk Belum Jelas

oleh
Foto: Kawasan pungkruk saat ini masih terbengkalai, belum ada pembangunan. (istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Sudah sekitar 2,5 tahun kawasan Pungkruk Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, dibongkar oleh Pemerintah Kabupaten Jepara. Akan tetapi, hingga kini pengembangan kawasan wisata ini masih belum jelas. Padahal awalnya kawasan ini direncanakan sebagai pusat kawasan kuliner di Jepara.

“Saat ini saya belum bisa menjelaskan rencana pengembangan kawasan wisata Pungkruk. Kita saat ini sedang menyusun Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPP) untuk selanjutnya dibahas dengan dewan, dan Pungkruk ada didalam RIPP itu,” kata Wakil Bupati Jepara, Dian Kristiandi, saat ditanya soal pengembangan kawasan wisata Pungkruk, Kamis (05-04-2018).

TRENDING :  Tumbuhkan Toleransi Lewat Permainan Seru

Lebih lanjut Andi mengatakan, di RIPP itu nanti akan mencakup semua pengembangan pariwisata di Jepara. Tahun ini, lanjutnya, Pemkab Jepara juga mengucurkan anggaran sekitar Rp.55,5 milyar untuk pembangunan pariwisata.

Sebelumya, untuk membangun seluruh kawasan ini direncanakan dianggarkan skeitar Rp10 milyar. Hanya saja di tahu 2016 lalu, anggaran yang dikucurkan hanya sebesar Rp 1 milyar. Saat itu, Pemkab beralasan minimnya anggaran yang disediakan lantaran sejumlah pos anggaran lain yang seharusnya bisa didapatkan ternyata tak bisa dicairkan. Itu seperti Banprov yang sebelumnya akan diterima Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara untuk membangun infrastruktur Pungkruk, ternyata tak lolos.

TRENDING :  Kawanan Perampok Bersenjata Gasak Sekilo Emas dan Uang Puluhan Juta

Padahal sejak 2010, Banprov selalu dikucurkan untuk pengembangan kawasan Pungkruk. Tak kurang dari Rp 5,7 miliar lebih Banprov dikucurkan untuk pengembangan wilayah yang lebih terkenal sebagai pusat karaoke itu. Anggaran sebanyak itu digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas seperti beberapa unit kios, gapura, gazebo, jalan, trotoar dan fasilitas lainnya. Sayangnya anggaran sebanyak itu menguap begitu saja lantaran mangkrak, karena bisnis karaoke lebih berkembang. (ZA/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :