Pengemis Asal Pati Pemilik Uang Hingga Milyaran Diragukan Kebenaranya

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Kabar viral tentang pengemis asal Margorejo, Pati yang memiliki aset hingga milyaran diragukan kebenaranya. Dari hasil penelusuran isknews.com, dirumah kontrakan, Rabu (16-10-2018).

Mendapatkan  beberapa fakta yang diungkapkan Muhadi pemilik rumah kontrakan warga Desa Sokokulon Kecamatan margorejo, Pati.

Berikut pengakuan Muhadi pemilik rumah yang dikontrak seorang pengemis Legiman, Legiman menempati rumah kontrakan yang berada di Perumahan Gunung  Bedah dengan harga kontrak 400 ribu rupiah per bulan.
Kondisi Rumah kontrakan  sederhana dan isi rumah tidak terlihat adanya barang mewah. Sewa rumah atas nama adiknya yang bernama Rebin dan Sewa rumah setiap bulan yang membayar adiknya.

TRENDING :  Punya Riwayat Penyakit Jangan Tunda Periksa Dokter

“Legiman, sebenarnya seseorang berkebutuhan khusus, komunikasinya juga susah untuk ditangkap dan dia itu B3B. Jadi kalau bilang sewa rumah 400 ribu sebulan, dia bilang 4 Juta,  jadi mungkin yang nanyai itu salah penangkapanya,” Ungkap Muhadi, saat memberikan penjelasan di Kantor Kepala Desa Sokokulon.

Muhadi juga menyayangkan pihak yang memberikan informasi yang tidak melakukan pengecekan kerumah kontrakan terlebih dahulu, hingga muncul adanya pemberitaan dibeberapa media, Dia menyakini bahwa pendapatanya tidak sebesar apa yang selama ini diberitakan.

TRENDING :  Jalan Kudus-Purwodadi Masih Terendam Banjir

“Uang yang dihitung saat penangkapan itu ternyata uang yang dikumpulkan selama dia mengontrak di rumah saya. Sampai sekarang ya hanya itu, gak punya tabungan gak punya apa-apa” jelasnya.

Dia juga mengaku tidak pernah dihubungi Satpol PP untuk melakukan klarifikasi terkait persoalan tersebut. “Sampai saat ini beluam ada yang dari pihak terkait yang melakukan klarifikasi kepada saya”imbuhnya;

TRENDING :  Innalillahi, KH. Choirozyad Wafat, Kudus Berduka

Sementara dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Sokokulon mengemukakan, keberadaan pengemis yang  menempati rumah milik Muhadi bukan warganya.
“Benar Legiman tinggal diwilayah saya, tetapi saya baru tahu setelah ramai diberitakan,”ungkapnya.

Saat ditanya tentang kebenaran terkait pengemis dengan mempunyai sejumlah hingga milyaran, Kepala desa menjawab tidak tahu. “Kalau berita terkait dengan dana tersebut saya tidak tahu,” pungkasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :