Pengemudi Ojol Grab G1 Mantab Bergabung Dalam FSPTI -KSPSI Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Tak hanya pengemudi ojek konvensional saja, kemarin Pengurus perkumpulan pengemudi ojek online Grab G1 Generasi Satu Kota Kudus (G1) yang dipimpin oleh Ketuanya Alamsyah dengan didampingi oleh Sekretaris perkumpulan Rony Pangsianto dan bendahara Iin Agustin, mantab mendaftarkan perkumpulan ojek online yang pertama kali hadir di Kudus Grab ke DPC Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Kudus, Rabu (08/08/2018).

Seperti diketahui, Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) adalah organisasi kesatuan masa pekerja Transport Darat, Maritim/Laut, Udara, Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan yang berada di bawah induk organisasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dimana didalamnya juga termasuk ojek online.

Menurut ketua perkumpulan Grab G1 Kudus, Alamsyah kehadirannya ke Kantor secretariat DPC FSPSI Kudus adalah untuk bertemu dengan ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Kudus untuk mendafiarkan perkumpulannya bergabung menjadi anggota Serikat Pekeria sektor Jasa Transportasi Ojek di Federasi Sarikat Pekerja tersebut.

TRENDING :  Investasi Di Jepara Terus Meningkat

“Kedatangan kami kesini adalah untuk menyerahkan berkas permohonan menjadi anggota, sebelum kami daftarkan kesini kami telah membentuk perkumpulan “Generaasi Satu Kota Kudus” dihadapan notaris Adhi Yulistianto dengan akta nomor 86 pada 16 Juli 2018,” terangnya.

Dijelaskannya motivasi perkumpulan pengemudi ojek online Grab jumlah 179 anggota yang terurai di area Kudus kota, Kudus timur, Kudus barat dan Kudus utara bergabung dalam wadah serikat pekerja transport KSPSI Kudus ini adalah untuk membangun persatuan yang kuat dengan strategi dan agenda yang jelas.

“Dengan membangun serikat pekerja yang solid diharapkan kami dapat mempersatukan pengemudi dalam mengatasi masalah-masalah jangka pendek, komunitas G1 menginginkan kudus kidusif dan tak boleh ada gesekan dengan ojek pangkalan karena sebagian dari ojek pangkalanpun dibawah naungan SPTI, maka kami inginkan kebersamaan, sama sama ternaugi Di SPTI agar terjadi keseimbangan komunikasi yang positif,” terang Alamsyah.

TRENDING :  Pemdes Prambatan Kidul Gelar Paket Murah Sembako

Sementara itu kehadiran mereka di Sekretariat FSPTI diterima oleh ketuanya Daru Handoyo yang Sekretaris Santoso beserta pengrus harian DPC SPTI Kabupaten Kudus.

Dalam sambutannya ketua FSPTI Daru Handoyo menyampaikan, Berkas permohonan mereka untuk menjadi anggota serikat pekerja teiah kami terima.
“Hal ini sebagai bentuk kesadaran dan tujuan mereka untuk melaksanakan amanat UU dalam memberikan pertindungan bagi pekerja anggota, yang telah diatur dalam UU No.21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja Buruh maupun UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,” ujar Daru.

TRENDING :  Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Kebutuhan Dapur Meroket

Dia berharap kedepannya dengan masuknya Grab G1 sebagai anggota SPTI dapat mempermudah koordinasi dan konsolidasi dalam menjaga kondusifitas dan tertibnya pekerja jasa transportasi khususnya ojek di Kabupaten Kudus.

Saling menghormati dan menghargai dengan Ojek Konvensional yang sebelumnya sudah ada sebagai anggota SPTI Kudus. Seperti halnya Oiek wisata Menara dan Terminal Bakalan Krapyak maupun Ojek Konvensional iainnya di Kudus yang telah terlebih dahulu bergabung sebagai anggota SPTI.

“Selanjutnya untuk Ekstemal, kami siap membantu pihak terkait seperti Dishub maupun Satlantas Polres Kudus demi tertib berlalu Iintas,” tandas Pengacara papan atas di kota kretek ini.

KOMENTAR SEDULUR ISK :