Penjual Miras Didenda Rp 5 Juta

Penjual Miras Didenda Rp 5 Juta

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Nur Ali, penjual miras berkedok warung nasi yang ada di kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara divonis denda Rp. 5 juta oleh Pengadilan Negeri Jepara, Kamis (12/1/2017). Denda yang dijatuhkan kepada warga RT 2 RW 1 Desa Kedungcino Kecamatan Jepara Kota ini cukup besar, lantaran barang bukti yang disita hanya puluhan botol saja.

Sanksi yang didapat Nur Ali itu lebih besar dari tiga vonis sidang tipiring dengan terdakwa penjual miras sebelumnya. Kasus pertama yang ditangani yakni dengan terdakwa Liftiarini, warga Bangsri yang menjual miras di area Terminal Bangsri. Dari kasus yang ditangani pada 24 Juni dengan barang bukti lima botol gingseng dan lima bungkus plastik miras oplosan itu, Liftiarini disanksi dengan denda Rp 950 ribu, subsider kurungan 20 hari.

Sanksi yang lebih minim didapati Sunarso, warga Ujung Batu Kecamatan Jepara Kota yang berjualan miras di TPI Ujung Batu. Sunarso hanya denda Rp 500 ribu atau kurungan selama 1 bulan. Sementara Sanksi yang cukup ringan juga didapati oleh Raino Wibowo. Meski mampu mendapatkan omset hingga Rp 1 juta per hari dari menjual miras, Raino Wibowo hanya mendapatkan sanksi denda Rp 2,5 juta dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Jepara, akhir tahun lalu.

TRENDING :  Desa Dersalam, Gulang Dan Kalirejo Hari Ini Deklarasikan Sebagai Desa Anti Narkoba

Kasi Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara Anwar Sadat menjelaskan, vonis itu diberikan lantaran terdakwa terbukti melanggar Pasal 6 ayat 1 Peraturan Daerah (Perda) Kabuapten Jepara Nomor 2 Tahun 2013. Dari regulasi yang ada, sanksi Tipiring maksimal tiga bulan kurungan atau denda sebesar Rp 50 juta. “Denda yang diberikan ini harapannya dapat memberikan efek jera,” katanya.(ZA)

TRENDING :  Kasus Kekerasan Anak Memprihatinkan
KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post