Tanamkan Jiwa Wirausaha Beretika Melalui Pelatihan Pengembangan Kelembagaan Produktifitas

oleh
Sajad, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus saat memberikan materi, Selasa (18/4/2017).

Kudus, isknews.com – Pembinaan kewirausahaan bagi perintis usahawan di kabupaten Kudus terus dilakukan, hal ini untuk menumbuhkan jiwa wirausaha bagi peserta pelatihan untuk mampu membuka usaha mandiri maupun kelompok dari berbagai bidang atau jenis usaha.

Pelatihan Kewirausahaan yang diikuti 16 perintis usaha ini dimaksudkan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha bagi peserta pelatihan untuk mampu membuka usaha mandiri maupun kelompok dari berbagai bidang atau jenis usaha.

“Adapun tujuan pelatihan adalah pertama, untuk memotivasi peserta agar memiliki semangat dan jiwa untuk berwirausaha, kedua, meningkatkan kompetensi peserta untuk mampu membuka usaha sendiri maupun kelompok,” Jelas Sajad, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus saat ditemui isknews.com, Selasa (18/4/2017).

TRENDING :  Gunakan 7 Teknologi Terbaru, Pabrik Semen Amankan Dampak ke Lingkungan
Sajad, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus saat memberikan materi, Selasa (18/4/2017).

Kegiatan yang berlangsunng disalah satu rumah makan di Besito Gebog ini diikuti para perintis usaha, diantaranya usaha Konveksi, Catering, jualan online (online shop) dan lainnya.

TRENDING :  Selain Tambat Kapal, Desa Bakaran Wetan Dipersiapkan Untuk Zona Industri

Selain mendatangkan pemateri dari Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, juga datang dari Badan Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (BP2TK) Propinsi Jateng.

Pelatihan yang sudah memasuki angkatan VI dari 15 gelombang atau tempat yang tersebar dipenjuru Kudus ini berlatar belakang dari pengetahuan masyarakat tentang manajerial yang masih rendah, Ketrampilan Tehnis yang masih rendah, Akses Perbankan Minim, Akses Bahan Baku terbatas dan Akses Pasar Lemah / Pasar Tradisional, dan lainnya.

TRENDING :  Susunan Pemain Persiku vs Persis Muda

“Kami berharap pelatihan itu bisa mencetak tenaga-tenaga kerja profesional. Sehingga, para UKM di sini mampu meningkatkan kualitas dan produktifitas dari produk yang dihasilkannya”, kata Sajad.

Tingginya angka pengangguran dan pencari kerja di Indonesia juga menjadi alasan mengatas jiwa wirausaha harus juga ditanamkan kepada masyarakat.

“Dia juga berharap, pelatihan ini sekaligus mengurangi angka pengangguran karena terbuka nya lowongan kerja baru,” Pungkasnya (AJ/isknews.com)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*