Penuhi Halaman Masjid Menara, 999 Santri Serentak “Nyerat” Alqur’an 30 Juz

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Setelah melaksanakan Sholat Ashar, satu persatu santri dan santriwati terlihat memenuhi halaman Masjid Al Aqsha Menara Kudus. Selasa (8-5-2018) sore.

Mereka duduk beralaskan tikar, berjejer rapi dengan mengenakan pakaian putih ber iket kain di kepala dan bersarung. Setiap peserta mendapatkan bagian satu lembar mushaf berukuran A4 yang sudah berbingkai, satu buah spidol.

Keberadaan santri putra dengan santri putri pun dipisahkan tembok setinggi kira-kira 2 meter. Yakni putri di halaman sebelah barat bangunan menara, sedangkan putra di sebelah selatan menara.

TRENDING :  Ganesha Futsal Cup 2017 HUT SMA 2 Kudus Berlangsung Meriah

Terlihat, Adel siswi Mts Qudsiyyah Putri sangat cekatan menulis huruf demi huruf lafadz dari surat An-Nisa’. Ia mengaku sangat antusias dan menikmati gelar penulisan mushaf serentak ini.

Hal senada juga diungkapkan santriwati asal PPYUR Banat Kudus, Kharirotun. Siswi kelas 11 MA NU Banat ini juga ikut meramaikan suksesnya acara nyerat Alqur’an. Ia mengaku tidak ada kesulitan dalam menulis huruf arab, “Saya tidak ada kendala sama sekali, karena sudah terbiasa dengan aktifitas tersebut,” jelasnya.

ISKNEWS.COM
Ratusan santri putra sedang menulis lafadz sesuai halaman surat Alqur’an yang telah diterimanya. (Aris Sofiyanto)

Sementara itu, Muhammad Ihsan, panitia penyelenggara yang juga Ketua Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ) Kudus, mengatakan, Khotmil Qur’an bil Kitabah (Nyerat atau menulis al-Qur’an, -Red) digelar dalam rangka Festival Alquran yang dilakukan Pondok Pesantren atau Ma’had Qudsiyyah Kudus bekerjasama dengan IKAQ.

TRENDING :  Duta Besar RI untuk Mesir Mendapat Gelar Doktor: Terus Menuntut Ilmu, Tanpa Melihat Batas Umur

“Peserta diikuti serentak oleh 666 santri putra dan 333 santri putri yang datang tidak hanya dari Internal (Qudsiyyah Putra maupun Putri), melainkan dari perwakilan pondok pesantren, sekolah atau madrasah islam di Kudus,” jelas Dosen IAIN Kudus itu.

Setelah terkumpul, Panitia akan menyeleksi, lalu memberikan penghargaan bagi tulisan mushaf yang dinilai paling bagus. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan dan memasyarakatkan Al-Qur’an sebagai kitab suci umat islam supaya untuk terus membaca dan menghayati makna dan isi kandungannya.

TRENDING :  2 Anak Yatim, Wakili Kudus Pada Olimpiade Matematika GENIUS Tingkat Nasional

Ditambahkan, Selain menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Rencananya, mushaf hasil karya santri akan dipamerkan di Festival Istiqlal di Jakarta 24 Mei 2018 mendatang.

Rencananya lagi, Karya santri akan dijadikan manuskrip sejarah dan disahkan oleh tim Lembaga Pentashih Mushaf Al Quran dari Kementerian Agama. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :