Penyedia Jasa Tukar Uang Ambil Untung 6-10 Persen

by
isknews

Kudus, isknews.com – Mulai ramainya jasa penukaran uang dadakan di Kabupaten Kudus, seperti yang terlihat di sepanjang jalan Sunan Kudus menuju Alun-Alun Simpang Tujuh menjadi pemandangan yang menarik. Banyak kalangan yang menganggap keberadaan mereka sangat membantu, karena pada saat lebaran uang recehan atau pecahan kecil sangat dibutuhkan.

TRENDING :  Hingga Pekan Pertama Puasa Harga Sembako Masih Stabil

Salah seorang pengguna jalan Danang mengatakan, keberadaan jasa penukaran uang tersebut sangat positif karena dapat membantu masyarakat, yang tidak sempat pergi ke bank untuk menukar pecahan kecil. “Ya meskipun dikenakan biaya tapi tidak masalah karena memang mereka kan kerja jadi wajar saja mereka ambil untung,” katanya.

Sementara itu salah seorang penyedia jasa penukaran uang Dhani menjelaskan, biasanya biaya jasa penukaran uang hampir sama semua. Berkisar antara enam hingga 10 persen dari nominal yang ditukarkan. Dengan catatan minimal penukaran uang sebesar Rp 100 ribu.

TRENDING :  Dampak Peraturan Baru, Anggaran PUPR Dipangkas Rp 32 M

“Artinya setiap penukaran uang Rp 100 ribu dikenakan biaya jasa Rp 6 – 10 ribu. Apabila menukar Rp 1 juta biaya jasanya Rp 60 -100 ribu, dan seterusnya. Tinggal pintar-pintarnya penukar menawar,” ujar Dhani.

TRENDING :  Target Naik 4 Kali Dari Tahun Lalu, Pendapatan Retribusi Parkir Kabupaten Kudus 2016 Terealisasi Hanya 43,30 persen

Dhani menambahkan, meskipun dikenakan biaya sebesar itu rata-rata tidak ada yang keberatan, malahan biasanya penukar akan semakin ramai mendekati lebaran atau setelah mendapatkan THR. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :