Penyelidikan Kasus Keracunan Obat Antis Semut Dihentikan

oleh
Foto: Kasatreskrim Polres Kudus AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus menghentikan penyelidikan kasus salah minum obat anti semut, yang menyebabkan satu orang korban meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Diketahui sebelumnya warga Kudus digegerkan dengan peristiwa salah minum obat anti semut yang dikira jamu pengantin. Perisitiwa nahas tersebut menimpa keluarga calon pengantin Umi Saadah (21), warga Desa Lau, Kecamatan Dawe, Minggu (02-04-2018).

Akibat peristiwa tersebut Manisih (40) warga Karangbener, Kecamatan Bae meninggal dunia. Sedangkan pengantin perempuan yang merupakan keponakan Manisih, yakni Umi harus dirawat intensif di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

TRENDING :  Tergelatak Di Tepi Sawah Petani Pingsan Diduga Keracunan Pestisida

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan akhirnya diputuskan kasus ini ditutup. Disimpulkan tidak ada unsur kesengajaan dari peristiwa ini dan pihak keluarga telah menerima hal ini sebagai sebuah musibah,” kata Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasatreskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar, Kamis (05-04-2018).

Dia menjelaskan, pihaknya telah meminta keterangan delapan warga terkait kasus ini dan hasilnya memang disimpulkan tidak ada unsur kesengajaan. Hasil pemeriksaan diketahui fakta kedua korban ikut meracik jamu yang sedianya akan diminum Umi.

Usai meracik, lanjut Onkoseno menjelaskan, jamu kemudian diberikan kepada Umi dan sempat diminum empat tegukan. Namun karena Umi merasa rasanya pahit dan tidak enak kemudian diminta oleh Manisih.

TRENDING :  Ini Langkah Preventif PLN Kurangi Angka Gangguan

“Mana tak minumnya kalau tidak mau minum. Jamu itu bikin awet muda kok,” ucapnya menirukan perkataan Manisih kepada Umi. Setlah itu jamu diminum oleh Manisih dan selang beberapa saat akhirnya terjadi peristiwa memilukan tersebut.

Jamu bereaksi, Manisih kejang-kejang dan mulut mengeluarkan busa. Pihak keluarga awalnya mengira Manisih kesurupan, ada pula yang mengira penyakitnya kambuh. Sebab Manisih memiliki riwayat sakit Vertigo.

TRENDING :  Siswanto, Meninggal Tersambar Petir Saat Pulang " Ngedos"

Akan tetapi setelah Manisih pingsan pihak keluarga menyadari ada yang tidak beres. Kemudian kedua korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. “Manisih sempat dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus. Ketika sampai di rumah sakit sudah dalam kondisi koma, selang beberapa saat kemudian mengembuskan nafas terakhir,” bebernya.

Onkoseno menambahkan, setelah kedua korban dilarikan ke rumah sakit pihak keluarga menyadari ada yang tidak beres dengan jamu pengantin tersebut. Ternyata diketahui jamu pengantin tercampur dengan obat anti semut. (MK/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :