Penyerapan Gabah Terlambat

Penyerapan Gabah Terlambat

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Penyerapan gabah gabah petani di Blora dinilai terlambat. Terbukti, sosialisasi untuk melakukan penyerapan baru dilaksanakan pada pekan ke dua bulan Februari 2017. Padahal, panen raya petani telah dilakukan sejak beberapa minggu yang lalu.

Singgih Hartono, salah satu Mitra Kerja Pengadaan (MKP), menyatakan, jika Bulog terlambat dalam penyerapan. “Buktinya sosialisasi baru dilaksanakan hari ini,” katanya, saat berada di Sosialisasi Pengadaan Dalam Negeri Perum Bulog Subdivre Wilayah Pati, Selasa (7/2/2017). di Gudang Bulog Blora.

Dirinya juga mengatakan jika para MKP masih merasa takut untuk melakukan penyerapan. “Karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat,” kata Singgih.

Untuk itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Blora meminta Bulog secepatnya melakukan penyerapan gabah. Karena panen raya sudah terjadi beberapa minggu yang lalu. Disamping barang yang hanya berkutat di wilayah Blora, juga karena hama penyakit dan cuaca ekstrim yang menyebabkan harga jatuh. “Bulog cepat segera menyerap gabah dari petani,” kata Reni Miharti Kepada DPKP.

Dia menambahkan, untuk bulan Februari ini terdapat 41.000 hektar padi siap panen, dan pada bulan Maret seluas 13.000 hektar akan dipanen.

Ahmad Kholison, Kepala Bulog Subdivre Wilayah Pati, mengakui jika penyerapan gabah mengalami keterlambatan. “Karena ada perubahan pada Management,” katanya.

Dirinya mengaku, Satuan Kerja (Satker) penyerapan gabah dan MKP akan bekerja pada minggu ini. “Kami juga masih membuka pendaftaran untuk menjadi MKP Bulog. Termasuk dari Gapoktan maupun Poktan,” kata dia. (as)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post