Perang Obor Meriahkan Acara Komunitas VW Jateng – DIY

oleh
Perang Obor Meriahkan Acara Komunitas VW Jateng - DIY
Foto: Perang Obor Meriahkan Pembukaan Temu Kangen Sedulur VW. (Istimewa)

Jepara, ISKNEWS.COM – Tradisi Perang Obor memeriahkan Temu Sedulur #5 Volkswagen Jateng-DIY, yang kali ini dilaksanakan di Kabupaten Jepara. Kegiatan komunitas para pecinta mobil antik ini, digelar di kawasan wisata Jepara Ourland Park (JOP), Sabtu – Minggu (28-29/7). Acara dibuka langsung Wakil Bupati Dian Kristiandi.

Tidak hanya pertunjukkan musik klasik, pembukaan temu sedulur VW juga dimeriahkan dengan kesenian barongan, fire dance dan juga perang obor sebagai acara puncak

TRENDING :  Ukiran Macan Kurung Dipromosikan

“Sangat menarik, selain dapat melihat berbagai macam mobil antik (Volkswagen), juga dapat menikmati pentas musik dan budaya,” ungkap Citrasari Galuh, salah satu pengunjung.

Wakil Bupati Dian Kristiandi mengapresiasi komunitas VW Jepara yang telah berhasil mengundang para pecinta mobil VW di seluruh tanah air. Dalam kesempatan itu, Andi mengajak kepada para peserta juga menikmati berbagai macam obyek wisata di kota ukir.

TRENDING :  Lagi, Jemaah Haji Asal Kudus Wafat di Tanah Suci Mekkah

Dikatakan Andi, Jepara seperti miniatur Indonesia. Tidak hanya wilayah daratan, di Jepara juga terdapat wilayah kepulauan. “Jepara menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia, disini ada Karimunjawa yang sudah tersohor keindahan alam bawah lautnya,” kata Andi.

Ketua Panitia Prasetyo Budi Nugroho mengatakan, meski kegiatan itu berlabel Jateng-DIY, namun diikuti pula peserta dari wilayah lain. Disampaikan, di Jepara peserta selama dua hari melakukan serangkaian kegiatan. Baik berkeliling kota Jepara hingga melakukan kegiatan sosial.

TRENDING :  Masyarakat Diminta Tidak Kurban Hewan Betina Produktif

Bagi masyarakat Jepara yanG berada di sepanjang jalan Pantai Bandengan, kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Pantai Kartini dapat melihat konvoi mobil Volkswagen dari berbagai wilayah. Rombongan juga singgah di Sentra Senin Ukir dan Patung Mulyoharjo. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :