Perayaan HUT RI Jadi Ajang Pererat Hubungan Wali Murid, Siswa dan Sekolah

oleh
Lomba futsal di TK dan SD Cahaya Nur Kudus.

Kudus, ISKNEWS.COM – Peringatan HUT RI ke 73 menjadi ajang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesatuan dan persatuan sebagai sebuah bangsa. Tak hanya masyarakat, berbagai instansi juga berbondong-bondong melakukan lomba untuk memeriahkan peringatan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh TK dan SD Cahaya Nur Kudus. Menyambut hari kemerdekaan RI ke 73, mereka megelar jalan sehat yang dilanjutkan dengan lomba futsal bersarung dan lomba memindahkan kacang.

Pemberian hadiah utama berupa sepeda dalam kegiatan jalan sehat di TK – SD Cahaya Nur Kudus.

Akan tetapi, pemandangan berbeda terlihat dari paringatan HUT Kemerdekaan RI di sekolah itu. Pasalnya, dalam kegiatan tersebut wali murid, siswa dan seluruh staff sekolah turut hadir dan terlibat langsung dalam setiap kegiatan, baik itu jalan sehat hingga kegiatan lomba.

TRENDING :  5 Kuota Beasiswa Hafidz Al-Qur'an di UMK belum terpenuhi

Kepala Sekolah SD Cahya Nur, Suster Krista Yustina Susilowati PI, mengungkapkan pihaknya memang selalu melibatkan orang tua siswa atau wali murid dalam setiap kegiatan yang dilakukan sekolahnya.

“Kami memang selalu melibatkan wali murid dalam setiap kegiatan yang ada di sekolah. Tujuannya tak lain, untuk mempererat hubungan antara wali murid dan pihak sekolah dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Dengan hubungan yang erat, maka segala proses pembelajaran yang dilakukan siswa dapat disosialisasikan dan dievaluasi dengan baik oleh wali murid dan sekolah,” terangnya.

TRENDING :  Ujian Hanya Bagi Yang Belajar

Suster Krista, mengaku senang melihat tingginya antusias wali murid dalam mendampingi anaknya mengikuti serangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 itu. Dia mengungkapkan, banyak wali murid yang rela cuti kerja hanya untuk menemani anaknya mengikuti acara ini.

TRENDING :  Gerakan Jiwa Enterpreneur Generasi Muda, Dimulai dari Jangan Takut Berkreasi

Meskipun lomba yang dilakukan sederhana yakni futsal dan memindahkan kacang. Namun dibalik itu, kerjasama dan rasa persatuan anatara siswa, wali murid dan sekolah benar-benar diasah. Kegiatan ini juga membagikan puluhan doorprice untuk memeriahkan kegiatan.

“Seperti lomba memindahkan kacang secara esktafet ini meskipun sederhana. Namun bisa melatih kerjasama anatara wali kelas, siswa dan sekolah,” ungkapnya. Melalui lomba ini, dia berharap kedepannya kekompakan antara wali murid, siswa dan sekolah selalu terjaga. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :