Percepat Pelayanan, Capil Gandeng RSU dan Kemenag

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Blora, segera melakukan kerja sama dengan rumah sakit umum (RSU) dan kantor Kementerian Agama (Kemenag). Hal itu dilakukan untuk mempercepat pelayanan bidang penerbitan administrasi kependudukan (adminduk).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Blora Riyanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk Agus Listiyono, Rabu (8/2/2017), mengemukakan, melalui kerjasama dengan RSU, pihaknya akan menerbitkan akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA) bagi bayi yang lahir di RSU maupun Puskesmas.

“Sehingga ketika pulang dari RSU ataupun puskesmas langsung membawa akta lahir dan KIA,” ujar Agus Listiyono.

Baca Juga :  Satlantas Intensifkan Operasi Perbatasan

Sedangkan kerjasama dengan Kemenag, menurut Agus, adalah penerbitan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP) bagi warga yang baru saja menikah melalui kantor urusan agama (KUA). Dikemukakannya, pernikahan dua sejoli dipastikan akan diikuti pula dengan perubahan status seorang dan terkadang juga alamat domisili. Perubahan itu akan berdampak pada perubahan biodata yang tertera dalam KTP.

“Kami berupaya memfasilitasi pasangan yang menikah dengan penerbitan KK dan perubahan KTP yang baru,” katanya.

Sejumlah program pun telah disiapkan agar prosentasi kepemilikan akta kelahiran maupun dokumen kependudukan lainnya tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga :  Ternyata ,Lokasi Proyek Waduk Loggung Masih Ramai di Kunjungi Warga

“Menurut rencana MoU dengan RSU dan Kemenag akan ditandatangani bulan ini,” kata jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, tingkat kesadaran warga Blora untuk mengurus akta kelahiran selama ini sudah cukup baik.

Bahkan, Pemkab Blora tahun lalu menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) lantaran prosentase pencapaian kepemilikan akta kelahiran di Blora tertinggi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.

Prosentase kepemilikan akta kelahiran di Blora mencapai 90,95 %. Disusul berikutnya Kabupaten Temanggung (87,95 %), Kota Magelang (86,64 %). Kemudian, Kota Kediri (80,07 %), Kota Pasuruan (78,93 %), Kota Mojokerto (78,67 %), Kota Blitar (76,83), dan Kabupaten Bantul (76,53 %).

Baca Juga :  Pembukaan Diklat Prajabatan Golongan I,II,III bagi CPNS Honorer K2 di Lingkungan Pemkab Kudus tahun 2015

Per 7 Oktober 2015, jumlah anak usia 0-18 tahun di Blora sebanyak 260.901 orang. Dari jumlah itu, yang sudah memiliki akta lahir sebanyak 237.285 orang atau 90,95 %. (as)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?