Perda RTRW Kudus Mendesak Direvisi

by
ISKNEWS.COM
Foto: Peta RTRW Kudus. (Istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Edi Kurniawan menilai, Perda Rencana Tata Ruang da Tata Wilayah (RTRW) Kudus Nomor 16 Tahun 2012 mendesak direvisi.

Dia menganggap Perda yang telah disahkannya pada 2011 lalu itu bagai buah simalakama. Apabila tidak dijalankan menyalahi aturan, tapi ketika dijalankan justru menghambat investasi di Kudus.

“Salah satu yang menjadi perhatian menyangkut luasan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Apabila merujuk pada Perda RTRW tersebut justru mempersempit ruang gerak pelaku usaha,” ungkapnya, Senin (07-05-2018).

TRENDING :  SMP 5 Kudus Kedatangan Tiga Mahasiswa Keren Asal Korea

Dia menjelaskan, saat ini area pertanian di Kudus mencapai 25.534 hektare, 1.132 hektare di antaranya telah digunakan untuk industri. Politisi Partai Demokrat itu menganggap tidak seimbang luasan lahan industri, sebab Kudus mengarah ke kawasan industri dalam pengembangan ke depan.

TRENDING :  Tega, Anshori Bunuh Ibunya Pakai Cangkul

Makanya, lanjut Edi, Perda RTRW Kudus mendesak untuk direvisi. Seperti LP2B dapat diubah dengan memanfaatkan lahan yang kurang produktif untuk kepentingan industri. Sehingga investor akan banyak yang masuk kek Kudus dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

TRENDING :  PAUD- KB Firdaus Buat Pohon Natal Dari Botol Bekas

KOMENTAR SEDULUR ISK :