Perempatan Sucen Keselatan Ditutup, Jalan Menara Dipercantik Dengan Landasan Granit

Perempatan Sucen Keselatan Ditutup, Jalan Menara Dipercantik Dengan Landasan Granit

Kudus, isknews.com –  Bila anda akan menuju kawasan Masjid Menara Kudus dari arah perempatan sucen, atau dari sisi utara jalan Menara, maka kini akses tersebut telah ditutup atau tidak lagi bisa dilalui kendaraan apapun, karena sepanjang jalan ini dari perempatan Sucen ke selatan telah di tutup total. Jadi Bila Anda Akan Ke lokasi wisata Masjid Menara Kudus, anda harus mencari alternatif jalan yang lain.

Dilokasi ini sejak hari Sabtu (22/4/17) lalu pembangunan jalan di kawasan Menara Kudus dimulai. Rekanan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai membongkar jalan paving di kawasan tersebut. Pembongkaran jalan tersebut menggunakan alat berat seperti ekskavator dan truk dan rencananya, pengerjaan dilakukan selama 150 hari atau selama lima bulan.

TRENDING :  Pokdarwis Desa Jepang Mejobo Kenalkan Anak Usia Dini Cara Menganyam Bambu

Ya jalan di kawasan ini akan  di rehab dengan anggaran untuk dua ruas jalan tersebut yang memang cukup besar, karena material yang digunakan memang khusus. Mengingat lokasi tersebut merupakan kawasan wisata, sehingga perlu dipercantik dengan mengganti landasan Paving menjadi Granit berkualitas bagus, rencananya jalan ini direhabilitasi dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar yang sumbernya dari APBD Kabupaten Kudus TA 2017 dan  selain untuk penggantian granit pada jalan di depan Masjid Menara dan Jalan Madureksan, juga untuk pembuatan gapura sebanyak tiga unit di tempat terpisah.

Nantinya, granitnya bermotif unik. Kualitasnya juga paling baik. Biasanya granit untuk jalan sekitar k 350, namun kali ini menggunakan granit k 500. Untuk panjang jalan yang akan diperbaiki tersebut sekitar 660 meter. Selain jalan, juga akan dibangun gapura dengan tinggi 12 meter di depan.

TRENDING :  Surat Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Tol Semarang Demak Diterbitkan

Kepala Dinas PUPR Sam’ani Intakoris melalui Kepala Seksi (Kasi) Jalan Harri Wibowo kepada media ini mengatakan, pembangunan jalan tersebut sudah dimulai dan selesai September mendatang. Pembangunannya memang memakan waktu agak lama. ”Sebab, nantinya material untuk pembangunan berbahan granit yang berkualitas tinggi,” ucapnya.

Pembangunannya dimulai dari perempatan Sucen ke selatan sampai perempatan selatan Menara Kudus. Sedangkan dari depan Menara ke timur sampai Jalan Madurekso hingga pertigaan kelenteng Hok Ling Bio.

Mengenai pelaksanaan relokasi PKL, dia mengungkapkan, Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, baik OPD maupun paguyuban PKL, serta Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus. “Koordinasi dengan pihak terkait itu, akan dilakukan secepatnya.”

TRENDING :  "ISK TV NAPAK TILAS PERJALANAN KANJENG SUNAN KUDUS " NYEPEDA BARENG DALAM RANGKA SATU ABAD QUDSIYYAH""

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Kudus, Sudiharti, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Arief, yang dihubungi di ruang kerjanya, Senin (13/03), mengatakan, terkait adanya rencana relokasi PKL di sekitar Masjid Menara itu, pihak Dinas Perdagangan belum menerima pemberitahuan dari pihak Dinas PUPR.

“Kalau tekait dengan PKL memang wewenang OPD kami, relokasi yang berwenang menentukan pelaksanaanya, adalah Dinas PUPR, sebagai pelaksana proyek pembangunan jalan di sekitar Masjid Menara Kudus.” (YM)

 

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*