Perempuan Paruh Baya Tewas Gantung Diri

oleh
Perempuan Paruh Baya Tewas Gantung Diri
Foto: Tim medis sedang memeriksa keadaan korban gantung diri. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Nugraheni Purwaningsih (44) asal Desa Batursari RT 05/RW 03, Kecamatan Batangan , Pati, ditemukan warga meregang nyawa dengan cara gantung diri di dapur rumahnya, Rabu (26-09-2018) siang.

“Hasil pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Batangan yang dipimpin dr Yulistiani menyebutkan, korban meninggal dunia karena gantung diri dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada jasadnya,” terang Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan, AKP Endah Setianingsih.

TRENDING :  Revitalisasi Tugu Identitas Kudus, IJTI Muria Raya Gelar Lomba Prusiking dan Repling

Keadaan korban tersebut diketahui, ketika anak korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar pulang dari sekolah dan akan masuk ke rumah pada jam 12.30 WIB. Namun, tidak dapat masuk karena semua pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

TRENDING :  Gelar Doa Lintas Agama, Ratusan Masa Hanyut dalam Suasana Khidmat

Kemudian, anak korban meminta bantuan kepada dua tetangga untuk membuka pintu dengan cara mendobrak. Setelah pintu berhasil dibuka, mereka mendapati korban sudah tergantung di usuk dapur rumah.

Warga pun bergegas memotong tali yang digunakan korban untuk gantung diri, dengan harapan korban masih bisa diselamatkan. Tetapi setelah tali dipotong dan diturunkan, jasad korban sudah kaku.

TRENDING :  Sambut HUT RI ke-73, Rutan Kelas IIB Kudus Gelar Lomba Untuk Warga Binaan

“Tali yang digunakan untuk gantung diri berupa kain selandang dengan motif garis-garis merah dan kuning. Panjang selendang yang digunakan untuk gantung diri 1,5 meter. Serta simpul yang digunakan merupakan simpul mati,” ungkapnya. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :