Perhatikan Hal Ini, Agar Tetap Sehat Selama Lebaran

oleh
Perhatikan Hal Ini, Agar Tetap Sehat Selama Lebaran
Foto: Opor ayam yang menjadi makanan khas lebaran bagi masyarakat Jawa, Senin (11-6-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Setelah menjalani ibadah puasa selama 30 hari penuh, saatnya umat muslim merayakan hari kemenangan. Saat hari kemenangan tiba, umat muslim akan dihadapkan dengan berbagai makanan lezat khas lebaran. Sebut saja, opor ayam, sambal goreng ati, rendang, gulai dan makanan berminyak lainnya.

Sebagaimana diketahui, makanan tersebut mengandung banyak kolestrol. Makanan berkolestrol tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan kontinyu akan menimbulkan dampak bagi kesehatan. Tak hanya itu, kebiasaan makan berlebih pada hari-hari di awal lebaran juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

TRENDING :  Selama Lebaran Jangan Sampai Terjadi Kekosongan BBM di SPBU

“Pada bulan Ramadan, kita terbiasa berpuasa selama seharian. Saat lebaran tiba, kita cenderung balas dendam dengan mengkonsumsi banyak makanan dan hidangan lebaran. Hal ini merupakan sebuah kebiasaan yang salah,” kata dr. Budi Istriawan, Rabu (6-6-2018) saat ditemui di RS Aisyiyah Kudus.

Dijelaskannya, pada awal lebaran tubuh akan mengalami perubahan pola makan. Perubahan ini jika tidak disikapi dengan bijak, dapat memicu munculnya beberapa penyakit. Seperti penyakit hipertensi, maag atau gastritis dan stroke.

“Perubahan pola makan secara drastis, terlebih makanan yang dikonsumsi mengandung banyak minyak beresiko meningkatkan asam lambung hingga memicu timbulnya penyakit maag. Makanan berminyak ini juga dapat meningkatkan kadar kolestrol dalam darah. Akibatnya, tubuh lebih beresiko terhadap penyakit hipertensi dan stroke,” ungkapnya.

TRENDING :  Mengenali Bahan Berbahaya pada Pangan dan Obat Obatan

dr. Budi menuturkan berdasarkan pengamatan yang dilakukannya, selama lebaran angka kasus penyakit hipertensi dan stroke memang cenderung meningkat. Hal ini disebabkan pola konsumsi yang salah selama lebaran. Untuk itu, diperlukan kiat khusus untuk mengontrol pola makan selama lebaran.

“Saat lebaran tiba, usahakan tidak kalap melihat makanan yang disajikan. Atur pola makan sehari tiga kali dengan porsi sedang. Selain itu, usahakan mengkonsumsi makanan yang rendah garam agar terhindar dari hipertensi,” sarannya.

TRENDING :  Tak Tersedia Alat, Temuan Fosil Gajah Purba Di Situs Patiayam Dikubur Lagi

Imbuh dr. Budi, “Bagi penderita diabetes usahakan mengurangi konsumsi gula selama lebaran, untuk menghindari kenaikan kadar gula darah selama lebaran. Kemudian, perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan.”

Intinya, kata dr. Budi, selama lebaran harus tetap menerapkan pola hidup sehat dan seimbang. Utamanya, hindari makan secara berlebihan saat lebaran. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :