Perhatikan Ini, Saat Tangani Korban Cedera Kepala

by
Perhatikan Ini, Saat Tangani Korban Cedera Kepala ISKNEWS.COM
Foto: Tulang tengkorak yang mengalami cedera kepala. (Istimewa/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Cedera kepala merupakan permasalahan kesehatan global sebagai penyebab kematian, disabilitas dan defisit mental. Bahkan cedera kepala menjadi penyebab utama kematian dan disabilitas pada usia muda di dunia.

Menurut WHO, setiap tahunnya di Amerika serikat terdapat sekitar 1.500.000 kasus cedera kepala. Dari jumlah tersebut, diketahui 80.000 diantaranya mengalami kecacatan dan 50.000 orang lainnya meninggal dunia.

Cedera kepala adalah serangkaian kejadian patofisiologik yang terjadi setelah trauma kepala, yang dapat melibatkan kulit kepala ,tulang dan jaringan otak atau kombinasinya. Cedera kepala merupakan salah satu bentuk kegawatdaruratan.

TRENDING :  125 PKL GOR Akan Direlokasi

Ketika terjadi cedera kepala, otak akan mengalami gangguan fungsi, pendarahan, memar pada jaringan otak hingga kerusakan saraf pada otak. Untuk itu perlu adanya penanganan korban cedera kepala secara cepat dan tepat, untuk tidak memperburuk kondisi pasien.

TRENDING :  Warga Ngembalrejo Kudus Keluhkan Limbah Tahu

dr. Junior PI Simanungkalit, Sp. BS, M. Kes. mengatakan penanganan korban cedera kepala bisa diawali dengan tindakan periksa jalan napas (airway), pernapasan (breathing), dan sirkulasi jantung (circulation) dan resusitasi. Beberapa orang dengan cedera kepala biasanya juga mengalami cedera lain. Sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bersamaan.

TRENDING :  Substansi Ranperda " Karaoke Ditutup "

KOMENTAR SEDULUR ISK :