Peringatan Hari Pers Nasional 2016 Jateng, “Bangun Optimisme Masyarakat Melalui Pemberitaan Positif”

by

 

Semarang – Teknologi yang semakin canggih membuat perkembangan media massa cetak, elektronik, maupun online kian pesat. Persaingan antarmedia pun tambah ketat. Namun pers dituntut tetap mengedepankan peran dan fungsinya, menjaga profesionalisme, serta memberikan informasi secara obyektif, berimbang, dan edukatif.

“Peran dan fungsi media massa sebagai sarana informasi publik itu sangat penting. Selama ini paradigma bad news is good news masih berlaku. Padahal dari hal-hal yang baik juga bisa menjadi berita bagus,” ujar Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP pada tasyukuran memperingati Hari Pers Nasional 2016 dan HUT ke-70 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), di Gedung Pers Jateng, Selasa (9/2).

TRENDING :  ​Babak Pertama Imbang Tanpa Gol

Ia mencontohkan saat gubernur Jawa Tengah dan DKI Jakarta mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terbanyak mengembalikan gratifikasi, tidak ada media massa yang memberitakan.
Padahal se-Indonesia hanya Ganjar dan Ahok yang mendapatkan penghargaan tersebut.

TRENDING :  Gemataku " Tak Pandai Sosialisasi Banyak Fasilitas Umum Yang Dibuat Pemerintah Mangkrak "

Selain itu, menyangkut kondisi ekonomi nasional dan dunia yang sedang kurang bagus, media massa justru gencar memberitakan berbagai hal yang buruk. Akibatnya masyarakat menjadi pesimistis. Terutama berita menyangkut isu hengkangnya sejumlah perusahaan besar dan ancaman PHK ribuan buruh yang meresahkan publik.

KOMENTAR SEDULUR ISK :