Peringati Hari Juang Kartika RS Kartika Husada Adakan Konsultasi Kesehatan Gratis

oleh

Kudus, isknews.com – Rumah Sakit (RS) Kartika Husada, Kabupaten Kudus, dalam memperingati Hari Juang Kartika ke-72, 15 Desember 1945 – 2017, mengadakan kegiatan bakti sosial konsultasi kesehatan bagi keluarga pasien. Kegiatan itu dilaksanakan selama satu hari, Jumat (15/12/17), dari mulai pukul 07:00 – 17:00, di ruang pelayanan pemeriksaan pasien RS Kartika Husada, Jalan Jendral Sudirman 64 Kudus.

Menurut Direktur RS Kartika Husada Kudus, dr Anggoro DP, yang dihubungi isknews.com, Jumat (15/11/17), di ruang kerjanya, mengatakan hal itu. Menurut dia, RS Kartika Husada Kudus, sebagai institusi di bawah naungan TNI AD, berpartipasi dalam peringatan Hari Juang Kartika yang jatuh pada 15 Desember hari ini. “Karena bidang kami di kesehatan, kegiatan yang kami adakan untuk memperingati Hari Juang Kartika ke-72, juga yang ada hubungannya dengan kesehatan.”

TRENDING :  Tabrak Lari Kades Margoyoso Pati Meninggal

Kegiatan yang diadakan oleh RS Kartika Husada Kudus, pada hari bersejarah ini, adalah konsultasi kesehatan gratis yang khusus diperuntukkan bagi keluarga pasien, baik yang berobat mau pun yang sedang menjalani rawat inap. “Konsultasi itu akan dilanjutkan dengan tindakan medis, sampai pemberian obat.”
Dia memberikan contoh, jika dalam keluarga seorang pasien yang mengeluh menderita darah tinggi, dokter yang melayani penderita itu akan melakukan cek up untuk memeriksa tekanan darah penderita. Tindakan itu juga berlaku bagi penyakit lainnya, yakni penderita kencing manis akan dicek gula darahnya di laboratorium yang tersedia di RS Kartika Husada, penderita penyakit jantung dan paru-paru akan dirongent, penderita TBC akan diambil sampel air ludahnya.

TRENDING :  Satgas TMMD : Hidupkan Poskamling Dan Pentingnya Kamtibmas

“Konsultasi dan pemeriksaan kesehatan itu, oleh dokter spesialis sesuai keahlian masing-masing, di ruang pemeriksaan pasien yang dilengkapi peralatan medis.”
Pelayanan kepada keluarga pasien itu, lanjutnya, tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Kepada pasien yang sudah diperiksa, akan diberi obat untuk kesembuhan penyakit yang mereka derita. “Semua itu diberikan secara gratis, sehingga agar keluarga pasien mengetahui hal itu , pihak RS akan mengumumkannya atau “woro-woro” melalui pengeras suara.”
RS Kartika Husada Kudus, terdaftar sebagai RS tipe-D, dengan kapasitas 50 tempat tidur. Jumlah dokter spesialis saat ini, sebanyak enam orang, terdiri dari spesialis penyakit dalam, bedah umum, mata, kandungan, anak dan spesialis gigi. Jumlah dokter umum juga enam orang, sedangkan untuk jumlah tenga non medis 30 orang, administrasi 60 orang, termasuk dari TNI AD delapan orang dan ASN 14 orang. “Kalau dilihat dari kebutuhan banyaknya pasien yang dilayani, dari jumlah personil di atas, sudah lebih dari cukup. Termasuk jumlah ambulan sebanyak empat unit,” jelas Direktur RS Kartika Husada Kudus itu.
Dia menambahkan, ke depan, RS yang buka selama 24 jam dan jam bezok yang tanpa dibatasi itu, masih membutuhkan sejumlah dokter spesialis, yakni spesialis mulut dan gigi, bedah tulang, syaraf, gizi, THT, jantung dan spesialis dan paru-paru. Fasilitas fisik atau gedung juga sudah perlu diperluas atau ditambah. Karena luas tanah hanya 3000 meter persegi dan saat ini sudah dipenuhi bangunan seluas sekitar 1200 meter persegi, jika ada perluasan, ya harus ditingkat.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :