Peringati HMPI Gubernur Ganjar Tanam Pohon Bersama Warga Kudus Di Kandangmas

oleh
Gubernur Ganjar Pranowo memimpin penanaman massal ribuan pohon di kawasan Desa Kandangmas Dawe Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com –  Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) adalah hari yang dicanangkan melalui keputusan presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, bahwa setiap tanggal 28 November hingga bulan Desember adalah ditetapkan sebagai bulan Menanam Nasional.

Dalam rangka memperingati HMPI, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Kudus HM Tamzil,  sejumlah pejabat Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Jawa Tengah serta Forkopimda dan kepala OPD bersama-sama menanam pohon di sekitar DAS Sungai Desa Kandangmas Dawe Kudus, Jumat (07/12/2018)

Tak hanya itu aksi ini juga diikuti oelh sejumlah pelajar, mahasiswa, para wakil perusahaan, LSM dan aktifis lingkungan dari kota kretek, serta warga sekitar, mereka secara serempak menanam pohon bersama-sama dengan Gubernur Ganjar.

Kentongan tanda dimulainya penanaman ditabuh oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Diikuti oleh penanaman pohon bersama dengan Bupati Kudus H.M. Tamzil dan Wabup Kudus H.M. Hartopo di Desa Kandangmas, Dawe.

Menurut penyelenggara, Sugeng Riyanto, yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah,  area yang akan ditanami ini termasuk dalam green belt Bendung Logung sehingga harus dihijaukan. Untuk acara Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Tingkat Provinsi Jawa Tengah kali ini sebanyak tiga ribu batang pohon ditanam.

TRENDING :  Evaluasi CFD 2017 Sejumlah Pengunjung Lapor Kehilangan Sepeda Ontel

” Tanaman terdiri dari jenis kayu-kayuan dan MPTS. Sebelum itu, ada 10 ribu batang pohon yang dibagikan ke masyarakat untuk ditanam di lingkungan sekitar. Sehingga ada 35 ribu batang pohon yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati Kudus HM Tamzil menyampaikan, gerakan pemulihan aliran sungai dan ekosistem dimana seluruh aktivitas manusia, saat ini sedang digalakkan di Kabupaten Kudus bersama instansi terkait.

“Sehingga saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pemda Provinsi,” ujarnya. Dirinya dan Pemkab merasa terhormat karena Kabupaten Kudus ditunjuk menjadi tuan rumah Peringatan HMPI Provinsi Jateng.

“Saat ini kita semua berada di green belt Waduk Logung yang rencananya akan segera diairi,” ujarnya. Tamzil menyatakan saat ini Pemkab sedang mensosialisasikan kepada masyarakat Rahtawu untuk mengamankan 18 mata air. Rencananya area itu akan ditanami pohon beringin oleh TNI yang bekerjasama dengan Djarum Foundation untuk pengadaan bibit. Disampaikan juga dalam waktu dekat, lahan milik Perhutani akan ditanam kopi.

TRENDING :  Inilah Total Pendaftar CPNS 2018, Jangan Lupa Cek Peluangmu

“Kita akan menambah lahan kopi, dengan harapan Kopi Muria menuju dunia,” ujarnya.

Dalam sambutannya Ganjar Pranowo mengatakan, penanaman ini dalam rangka memperingati hari penanaman pohon Indonesia dan gerakan nasional memulihkan daerah aliran sungai. “Ini tidak sedang perayaan, ini sebagai kegiatan untuk menanam pohon. Kami ajak masyarakat, pelajar, mahasiswa utuk menanam pohon,” ujarnya.

Menurut Ganjar, permasalah sampah sangat serius karena bila tidak ditanggulangin akan terjadi banjir. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya secara simbolis. Namun memang benar-benar melakukan penanaman pohon.

“Perlu kesadaran bersama dari masyarakat dengan membuang sampah tidak sembarangan,sehingga dapat terhindar dari banjir dan permasalahan yang bersumber dari sampah,” ujarnya.

Banyak sekali manfaat sampah terutama plastik yang dapat diolah kembali sebagai daur ulang,sehingga dapat dijadikan kreasi kita bersama dengan cara membuat kerajinan maupun hiasan yang bermanfaat.

Ganjar mengajak seluruh masyarakat khususnya anak-anak muda agar terbiasa membuang sampah di tempatnya. “Jepang, perlu 50 tahun untuk menjadi bersih seperti sekarang, kalau tidak dimulai sekarang, mau sampai kapan Indonesia bersih?,” ujarnya.

Dengan kebiasaan membuang sampah di tempatnya, banjir di musim hujan terminimalisir. “Yuk mari dari diri kita sendiri mempunyai kesadaran,” ujarnya. Dirinya juga sempat mengajak dua pelajar untuk naik ke atas panggung dan meminta mereka bercerita mengenai penyelamatan lingkungan di sekitar mereka.

TRENDING :  Strategi Jitu, Lancar Akses Situs sscn.bkn.go.id

Sebelum menanam pohon, Bupati, Wabup dan Gubernur Jateng melepaskan burung sebanyak 60 ekor. Terdiri dari burung trucukan sebanyak 11 ekor, perkutut sebanyak 22 ekor, derkuku sebanyak tujuh ekor, bandol kaji sebanyak 10 ekor, dan kutilang sebanyak 10 ekor. Pun juga dilakukan penyerahan pohon secara simbolis kepada 10 orang yang mewakili daerah Kudus dan sekitarnya maupun instansi lain.

“Ini mulai tanam pohon, kami tidak sudah menanam secara simbolis. Namun ada beberapa tanaman langsung kita tanam semua,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Ganjar berharap dapat mempercepat pemulihan kondisi alam yang rusak. Penanaman pohon ini tepat, apalagi saat musim penghujan. Serta kondisi disisini merupakan sabuk hijau Bendungan Logung yang sebentar lagi akan mulai diairi,” tandasnya

“ Semoga jum’at ini menjadi berkah karena kita sudah melakukan kegiatan yang baik dengan melakukan penanaman pohon dalam mengatasi dampak bencana yang ada disekitar lingkungan kita semua,” pungkas Ganjar. (YM/YM)

 

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :