Peringati HUT 72, Persit Kartika Chandra Kirana Kudus Gelar Periksa IVA Gratis

oleh
Foto: Salah satu anggota persit saat melakukan cek kesehatan sebelum dilakukan pemeriksaan IVA (istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COMPersit Kartika Chandra Kirana menggelar bhakti sosial pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) gratis, di Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) 04.08.04 Kartika Husada, Jl. Jendral Sudirman No. 64 Kudus, Rabu (14-3-2018) pagi.

Kegiatan bhakti sosial pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) ini, bertujuan untuk menekan jumlah penderita kanker serviks di Indonesia, khususnya di Kudus dan Jawa Tengah. Saat ini pemerintah berupaya melakukan optimalisasi program deteksi dini kanker serviks.

TRENDING :  Operasi Ketupat Candi 2018, Polres Kudus Terjunkan 212 Personel

“Kami ingin turut serta berperan aktif dalam menekan jumlah penderita kanker serviks di Indonesia,” ujar Ketua Persit KCK Cabang XLIII Dim 0722/Kudus, Ny. Cica Papiyanti Sentot Dwi Purnomo.

Sementara itu, Ketua penyelenggara yang juga Kepala Rumkitban 04.08.04. Kartika Husada Kudus, dr. Anggoro mengatakan, Kegiatan yang dalam rangka memperingati HUT Persit Kartika Chandra kirana Ke -72 Tahun 2018 itu, diikuti 42 anggota Persit, diantaranya 30 anggota Persit Cabang XLIII Dim 0722/ Kudus dan 12 Anggota Persit Cabang XL Dim 0719/ Jepara.

TRENDING :  Pembukaan Pesta Rakyat, Siswa Asal Kudus Beruntung Dapat Hadiah Dari Gubernur Jawa Tengah

“Hasil pemeriksaan IVA secara umum normal dan 5 orang tidak dilaksanakan test karena sedang halangan,” ujarnya.

Dijelaskan dr Anggoro, Kegiatan test IVA (Inspeksi Visual Asam asetat ) adalah pemeriksaan leher rahim (serviks), dengan cara melihat langsung (dengan mata telanjang) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3 sampai dengan 5%.

TRENDING :  22 Atlet Pelajar Kudus Siap Bertanding di O2SN Jateng

Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan Persit KCK Cabang XLIII Kodim 0722/Kudus dapat dideteksi ada tidaknya kanker rahim sedini mungkin.

Ia menuturkan, pada Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kanker leher rahim.

“Selain itu juga skrining alternatif dari pap smear karena biasanya lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan, dan peralatan sederhana serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi.” pungkasnya (AJ/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :