Peringati Tahun Baru Islam, Madrasah Diniyah Se-Kecamatan Jati Gelar Pawai Keliling Kota

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Puluhan mobil hias nampak memadati Lapangan Kongsi Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kamis (21/09/2017). Pagi itu mobil hias perwakilan Madrasah Diniyah (Madin) se-Kecamatan Jati, baris berjajar menunggu giliran berjalan mengikuti pawai, dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah.

Ketua Penyelenggara dari Forum Komunikasi Guru Madrasah Kecamatan Jati, Mukhlisin mengatakan, pawai dilaksanakan selain untuk memperingatai Tahun Baru Islam, juga sebagai solusi mengisi waktu luang di masa liburan dengan kegiatan positif.

TRENDING :  Inilah Sosok Dibalik Penyebaran Agama Islam di Kecamatan Gebog

Dia menjelaskan, kegiatan pawai diikuti sebanyak 50 kendaraan dari seluruh Madin di Kecamatan Jati, yang menempuh jarak sekitar 30 Kilometer. Rute yang ditempuh mulai dari Lapangan Kongsi, Kali Tengah Desa Jepang, Samsat Kudus, Pertigaan Megawon, SMA 1 Bae, Payaman, Karangrowo, Tanjung, Terminal Jati, Pasuruan Kidul, Pasuruan Lor, Ploso, Museum Kretek dan finish di Lapangan Kongsi lagi.

Kepala Desa Loram Wetan Noor Said dalam sambutannya menyampaikan, suatu kehormatan desa yang dipimpinnya menjadi pusat kegiatan Gebyar Madin dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam.

TRENDING :  Kirab Tebokan, Wujud Syukur Warga Kaliputu Atas Majunya Usaha Jenang

Said berpesan kepada seluruh peserta agar berhati-hati di jalan, mengingat kondisi arus lalu lintas yang ramai. “Saya berharap adanya pawai ini menambah minat masyarakat agar memiliki keinginan menyekolahkan anaknya di Madi, sehingga generasi penerus memiliki bekal ilmu agama,” ujarnya.

Senada, Kepala Kemenag Kudus Noor Badi juga mengajak masyarakat unuk menyekolahkan anaknya di Madrasah Diniyah. Disampaikannya, meski sekarang Madin di Kecamatan Jati baru ada 20 sekolah, namun dirinya optimistis ke depannya akan bertambah lebih banyak lagi.

TRENDING :  Ziarah Kubur, Cara Berbakti Kepada Orang Tua Yang Telah Wafat

Badi menambahkan, dari Madin anak belajar ilmu agama, dari Madin pula anak belajar hidup jujur dan bersih. “Madin ini sekolah yang akan menjadi bekal anak-anak dalam kehidupan. Jadi jangan pernah merasa ragu menyekolahkan anak di Madin,” tuturnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :