Peringati Tahun Baru, Ratusan Orang Ikuti Pawai Gebyar Madin

oleh
Pawai Gebyar Madin, Selasa (10-09-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Memperingati tahun baru 1440 H, ratusan orang mengikuti Pawai Gebyar Madrasah Diniyah (Madin) yang diadakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kecamatan Jati, Selasa (11-09-2018).

Kegiatan yang diikuti oleh 650 orang dari 16 Madi ini mengangambil start di Lapangan Kongsi Loram Wetan, lalu berkeliling Kecamatan Jati dengan menggunakan mobil. Sebanyak 60 mobil disediakan untuk menggangkut para peserta pawai.

TRENDING :  Puncak Tradisi Kupatan di Kesambi Gelar Dangdut dan Praon

Menempuh jarak 30 Km, para peserta nampak asyik menikmati suasana tahun baru hijriah yang semarak. Farikin, Pengawas Madin Kecamatan Jati, mengatakan madarasah diniyah adalah tonggak agama Islam kita karena didalam sekolah diniyah mengajarkan tentang agama dan juga mengajarkan tentang budi pekerti

“Penanaman akhak memang harus diajarakan dari sejak dini karena untuk membentuk karakter penerus kita yang agamis, para orang tua jangan ragu ragu menyekolahkan anak-anak kita di sekolah Diniyah. Sampai sekarang diniyah masih dipandang sebelah mata karena itu dengan momentum ini semoga sekolah diniyah lebih bisa dikenal dan bisa lebih maju kedepanya,” katanya.

TRENDING :  Djarum Cycling Comunity Telusurai Hulu Sungai Gelis

Harapan senada juga diungkapkan oleh Nailul, yang didaulat mewakili Kepala Desa Loram Wetan. Dalam sambutannya ia berharap pendidikan madarayah diniyah kedepanya bisa lebih maju. Karena itu mari para orang tua mengajak anak, tetangga dan masyarakat sekeliling untuk mensekolahkan sekolah diniyah.

TRENDING :  Bentuk Karakter Anak Sejak Dini, Yayasan Al-Islamiyah Karangbener Gelar Manasik Haji

Dalam acara Pawai Gebyar Madin tersebut turut hadir Mukhasiron (Komisi D DPRD Kudus)
, Muh Tahid (Ketua FKDT Jati), Nailul (mewakili Kepala Desa Loram Wetan)
, Arini (Pengawas Madin Kecamatan Jati), Farikin (Pengawas Madin Kecamatan Jati) dan Para Kepala Sekolah Madin Jati. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :